Beritaterkininews.com
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Penggunaan AI
Jumat, Mei 1, 2026
  • Nasional
  • Daerah
    • Ambon
    • Buru
    • Buru Selatan
    • Malra
    • Tual
    • Seram Bagian Barat
    • Seram Bagian Timur
    • Aru
  • Peristiwa
    • Bencana Alam
    • Kriminal
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Opini
    • Teknologi
    • Wisata
    • Kesehatan
  • Nasional
  • Daerah
    • Ambon
    • Buru
    • Buru Selatan
    • Malra
    • Tual
    • Seram Bagian Barat
    • Seram Bagian Timur
    • Aru
  • Peristiwa
    • Bencana Alam
    • Kriminal
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Opini
    • Teknologi
    • Wisata
    • Kesehatan
No Result
View All Result
Morning News
  • Beranda
  • Ambon
  • Buru
  • Bursel
  • Malra
  • Malteng
  • Tual
  • Sbb
  • Sbt
  • Aru
No Result
View All Result
Home Malteng

Menjaga Nyala Kasih di Tengah Zaman: Pesan Betty Idroos untuk Perempuan Maluku

Penulis: Yosi | Editor: Redaksi
Rabu, 18 Maret 2026
Facebook X WhatsApp Telegram
Menjaga Nyala Kasih di Tengah Zaman: Pesan Betty Idroos untuk Perempuan Maluku

BERITATERKININEWS.COM- Siang itu, Selasa (17/3/2026), halaman Gereja Katolik Paroki Santo Yohanes Penginjil Masohi tidak hanya menjadi tempat berkumpul, tetapi juga ruang pulang bagi cerita-cerita tentang perempuan, tentang perjuangan, dan tentang harapan yang terus dijaga.

Angin siang berembus pelan. Didalam ruangan, suara percakapan terdengar hangat akrab seperti orang basudara baku dapa. Tidak ada jarak. Tidak ada sekat. Semua duduk dalam lingkaran yang sama, berbagi kisah yang sederhana, namun sarat makna.

BACA JUGA:

Buaya 4 Meter Muncul di Pesisir Amahai, Warga Resah, Pemerintah Negeri Keluarkan Imbauan

Kepemimpinan Progresif Zulkarnain, Pendidikan Jarak Jauh Jadi Senjata Bangun Malteng

Di tengah suasana itu, hadir Betty Epsilon Idroos. Namanya mungkin lebih dulu dikenal dari ruang-ruang besar dari panggung nasional, dari kerja-kerja kepemiluan bersama Komisi Pemilihan Umum (KPU), dari dinamika demokrasi yang kerap menuntut ketegasan sekaligus ketulusan. Ia juga dikenal sebagai istri Bupati Maluku Tengah, Zulkarnain Awat Amir.

Namun siang itu di Masohi, Betty bukan tentang jabatan. Ia adalah tentang perjalanan.Tentang bagaimana seorang perempuan melangkah dari ruang ke ruang, dari pengalaman ke pengalaman, membentuk dirinya menjadi sosok yang hari ini berdiri tidak hanya sebagai bagian dari sistem, tetapi sebagai suara yang menguatkan banyak perempuan lain.

Ia bercerita dengan cara yang sederhana. Tidak menggurui. Tidak berjarak. Sesekali terselip senyum, sesekali nada suaranya menguat, seakan menegaskan bahwa apa yang ia sampaikan bukan sekadar kata-kata, melainkan hasil dari perjalanan panjang yang ia jalani.

“Perempuan memiliki kekuatan yang luar biasa, terutama dalam membangun kepedulian dan kebersamaan,” ucapnya pelan.

Kalimat itu terdengar ringan. Namun bagi mereka yang mendengar, ada kedalaman di dalamnya. Sebab Betty tahu betul, menjadi perempuan di ruang publik bukan hal yang mudah. Ada tantangan, ada keraguan, ada batas-batas yang kadang tak terlihat namun terasa nyata. Dalam kerja-kerja demokrasi, ia menyaksikan sendiri bagaimana perempuan sering kali hadir, tetapi belum selalu diberi ruang yang setara.

Dari pengalaman itulah, ia memahami bahwa demokrasi tidak cukup hanya prosedural. Demokrasi harus hidup dan kehidupan itu salah satunya datang dari partisipasi perempuan.

KPU, dalam berbagai upaya, terus mendorong keterlibatan perempuan. Bukan hanya sebagai pemilih, tetapi juga sebagai penyelenggara dan pengambil keputusan. Namun di lapangan, Betty melihat bahwa dorongan itu perlu disambut dengan keberanian dari perempuan sendiri keberanian untuk hadir, untuk bersuara, dan untuk mengambil peran.

“Kalau bukan kita yang percaya pada diri sendiri, siapa lagi,” katanya, setengah bertanya, setengah menguatkan. Sebagai pendamping kepala daerah di Maluku Tengah, Betty menjalani peran lain yang tidak kalah penting. Ia berada di antara kebijakan dan realitas. Ia melihat bagaimana program-program pemerintah bertemu dengan kehidupan sehari-hari masyarakat.

Di situlah ia menemukan satu hal, perempuan adalah jembatan. Mereka yang menjaga keluarga tetap kuat di tengah tekanan ekonomi. Mereka yang memastikan nilai-nilai tetap hidup di tengah perubahan zaman. Mereka pula yang diam-diam menjadi penggerak di komunitas mengorganisir, merawat, dan menguatkan.

Di Maluku, semua itu tidak berdiri sendiri. Ada nilai pela gandong, ada hidup orang basudara sebuah filosofi yang mengajarkan bahwa hidup adalah tentang saling menjaga.

Dan dalam nilai itu, perempuan punya tempat yang istimewa. Mereka bukan hanya penjaga rumah, tetapi juga penjaga harmoni sosial. Mereka yang merawat hubungan, yang menenangkan konflik, yang memastikan bahwa kebersamaan tetap terjaga.

“Di situasi apa pun, perempuan harus tetap hadir sebagai sumber inspirasi,” ujar Betty lagi.

Di hadapannya, para anggota Wanita Katolik Republik Indonesia Cabang St. Maria Goreti Maluku Tengah mendengarkan dengan saksama. Bagi mereka, apa yang disampaikan Betty bukan hal yang jauh. Itu adalah kehidupan mereka sendiri.

Dalam keseharian yang mungkin tak selalu terlihat, mereka sudah menjalankan peran itu menguatkan keluarga, melayani komunitas, dan menjaga nilai-nilai kehidupan bersama.

Pertemuan siang itu perlahan berubah menjadi lebih dari sekadar diskusi. Ia menjadi ruang refleksi. Ruang di mana setiap orang melihat kembali perannya, menyadari kekuatannya, dan menemukan kembali semangat untuk terus melangkah.

Waktu berjalan tanpa terasa. Menjelang akhir pertemuan, tak ada yang benar-benar ingin beranjak. Percakapan masih menggantung, tawa masih tersisa, dan suasana hangat itu seolah ingin dipertahankan lebih lama.

Ucapan terima kasih disampaikan dengan tulus. Bukan karena formalitas, tetapi karena ada sesuatu yang benar-benar sampai sesuatu yang tinggal.

Dari Masohi, pesan itu kemudian berjalan pelan, mengikuti langkah setiap perempuan yang hadir hari itu. Bahwa mereka penting. Bahwa mereka punya peran. Bahwa dalam sunyi kerja-kerja mereka, ada perubahan yang sedang tumbuh.

Dan seperti biasa di tanah Maluku, perubahan itu tidak selalu datang dengan suara besar. Ia lahir dari hal-hal sederhana dari kepedulian kecil, dari kasih yang dijaga, dari orang basudara yang tetap memilih untuk saling menguatkan.

 

Diterbitkan: 18 Maret 2026 pukul 04:58

Terakhir diperbarui: 18 Maret 2026 pukul 05:08

Previous Post

Skema Karbon di Balik Hutan Adat SBB: 6 Raja Ungkap Dugaan Manipulasi Dokumen Internasional

Next Post

Gaji PPPK Paruh Waktu Mulai Dibayarkan di Maluku Tengah

Related Posts

Buaya 4 Meter Muncul di Pesisir Amahai, Warga Resah, Pemerintah Negeri Keluarkan Imbauan

Buaya 4 Meter Muncul di Pesisir Amahai, Warga Resah, Pemerintah Negeri Keluarkan Imbauan

by Pieter
Mei 1, 2026
0

BERITATERKININEWS.COM- Warga Negeri Amahai, Kecamatan Amahai, Kabupaten Maluku Tengah, digegerkan dengan kemunculan seekor buaya berukuran besar di perairan pesisir setempat,...

Kepemimpinan Progresif Zulkarnain, Pendidikan Jarak Jauh Jadi Senjata Bangun Malteng

Kepemimpinan Progresif Zulkarnain, Pendidikan Jarak Jauh Jadi Senjata Bangun Malteng

by Pieter
April 30, 2026
0

BERITATERKININEWS.COM- Komitmen Bupati Maluku Tengah, Zulkarnain Awat Amir, dalam membangun sumber daya manusia unggul kembali ditegaskan. Di tengah tantangan geografis...

Tak Lagi Jual Mentah! Pabrik Hilirisasi Kelapa–Pala Dibangun di Malteng, Petani Siap Naik Kelas

Tak Lagi Jual Mentah! Pabrik Hilirisasi Kelapa–Pala Dibangun di Malteng, Petani Siap Naik Kelas

by Pieter
April 29, 2026
0

BERITATERKININEWS.COM- Langkah besar transformasi ekonomi resmi dimulai di Kabupaten Maluku Tengah. Ground breaking pembangunan pabrik hilirisasi kelapa dan pala oleh...

Tak Sekadar MoU, Ini Komitmen Nyata Pemkab Malteng Lindungi Hak Sipil Warga Naulu

Tak Sekadar MoU, Ini Komitmen Nyata Pemkab Malteng Lindungi Hak Sipil Warga Naulu

by Pieter
April 28, 2026
0

BERITATERKININEWS.COM- Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah resmi memperkuat sinergi penanganan persoalan hukum dengan Kejaksaan Negeri Maluku Tengah melalui penandatanganan Kesepakatan Bersama...

Pemkab Malteng Apresiasi Studi FKUI–Poltekkes Maluku, Bupati: Data Akademik Jadi Dasar Kebijakan Imunisasi

Pemkab Malteng Apresiasi Studi FKUI–Poltekkes Maluku, Bupati: Data Akademik Jadi Dasar Kebijakan Imunisasi

by Pieter
April 27, 2026
0

BERITATERKININEWS.COM- Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah memberikan apresiasi tinggi terhadap pelaksanaan studi UNDERV AC-ID yang digelar pada Senin (27/4/2026), hasil kolaborasi Fakultas Kedokteran...

Soroti Tata Kelola TPA, Wabup Malteng Minta DLH Bergerak ke Sistem Modern dan Ramah Lingkungan

Soroti Tata Kelola TPA, Wabup Malteng Minta DLH Bergerak ke Sistem Modern dan Ramah Lingkungan

by Pieter
April 24, 2026
0

BERITATERKININEWS.COM- Wakil Bupati Maluku Tengah, Mario Lawalata, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang dikelola Dinas Lingkungan...

Next Post
Gaji PPPK Paruh Waktu Mulai Dibayarkan di Maluku Tengah

Gaji PPPK Paruh Waktu Mulai Dibayarkan di Maluku Tengah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POPULAR NEWS

Warga Gale-Gale , Labuan Tewas di Jalan Lintas Seram

Warga Gale-Gale , Labuan Tewas di Jalan Lintas Seram

Maret 21, 2026
Anggota TNI AD Diduga Terlibat Komplotan Pencuri Sapi di Buru Akhirnya Dibekuk Warga Waeapo

Anggota TNI AD Diduga Terlibat Komplotan Pencuri Sapi di Buru Akhirnya Dibekuk Warga Waeapo

Februari 28, 2026
Di Balik Seragam Lusuh, Ada Guru yang Tak Pernah Lelah: Keteguhan Ibu Kety Nifaan Menjaga Asa Muridnya

Di Balik Seragam Lusuh, Ada Guru yang Tak Pernah Lelah: Keteguhan Ibu Kety Nifaan Menjaga Asa Muridnya

Februari 28, 2026
Dari Hutan ke Lumbung Pangan: Gerakan Sunyi Jodis Rumasoal Ubah Wajah Neniari di Pegunungan Seram

Dari Hutan ke Lumbung Pangan: Gerakan Sunyi Jodis Rumasoal Ubah Wajah Neniari di Pegunungan Seram

Februari 15, 2026
Skema Karbon di Balik Hutan Adat SBB: 6 Raja Ungkap Dugaan Manipulasi Dokumen Internasional

Skema Karbon di Balik Hutan Adat SBB: 6 Raja Ungkap Dugaan Manipulasi Dokumen Internasional

Maret 17, 2026

EDITOR'S PICK

Gerakan Pangan Murah Pemkab Malteng Tekan Inflasi Jelang Lebaran

Gerakan Pangan Murah Pemkab Malteng Tekan Inflasi Jelang Lebaran

Maret 16, 2026
Polisi Amankan Dua Pelaku Bentrokan Tambang Ilegal di Huamual

Polisi Amankan Dua Pelaku Bentrokan Tambang Ilegal di Huamual

Februari 11, 2026
RUMAH LUDES DILALAP API! Kakek 73 Tahun Selamat Setelah Lihat Api Menjilat Plafon

RUMAH LUDES DILALAP API! Kakek 73 Tahun Selamat Setelah Lihat Api Menjilat Plafon

Desember 17, 2025
Peringatan HAB ke-80, Kemenag Dorong Kerukunan Jadi Kekuatan Bangsa

Peringatan HAB ke-80, Kemenag Dorong Kerukunan Jadi Kekuatan Bangsa

Januari 3, 2026
Beritaterkininews.com

© 2025 Beritaterkininews.com . All Right Reserved.

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Penggunaan AI

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Daerah
    • Ambon
    • Buru
    • Buru Selatan
    • Malra
    • Tual
    • Seram Bagian Barat
    • Seram Bagian Timur
    • Aru
  • Peristiwa
    • Bencana Alam
    • Kriminal
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Opini
    • Teknologi
    • Wisata
    • Kesehatan

© 2025 Beritaterkininews.com . All Right Reserved.