BERITATERKININEWS.COM- Komitmen Bupati Maluku Tengah, Zulkarnain Awat Amir, dalam membangun sumber daya manusia unggul kembali ditegaskan. Di tengah tantangan geografis daerah kepulauan, Zulkarnain memilih memperkuat akses pendidikan sebagai prioritas strategis pembangunan.
Hal itu terlihat saat ia menerima kunjungan pimpinan Universitas Terbuka Ambon layanan SALUT Masohi di ruang kerjanya, Kamis (30/04/2026). Pertemuan tersebut menjadi momentum penting dalam mempertegas arah kebijakan pendidikan Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah.
Bagi Zulkarnain, pembangunan infrastruktur fisik saja tidak cukup. Investasi terbesar daerah, menurutnya adalah investasi pada kualitas manusia.
“Pendidikan adalah fondasi utama pembangunan. Kalau kita ingin Maluku Tengah maju dan berdaya saing, maka kita harus memastikan generasi mudanya memiliki akses pendidikan tinggi yang luas dan merata,” tegas Zulkarnain.
Sebagai daerah kepulauan dengan sebaran penduduk di berbagai pulau, Maluku Tengah menghadapi tantangan klasik, jarak, biaya, dan keterbatasan akses perguruan tinggi konvensional. Dalam konteks itulah, kehadiran Universitas Terbuka dinilai sejalan dengan visi kepemimpinan Zulkarnain yang menekankan pemerataan dan inklusivitas.
“Kondisi geografis kita tidak boleh menjadi alasan untuk tertinggal. Justru di sinilah pemerintah harus hadir, membuka akses seluas-luasnya bagi anak-anak daerah untuk melanjutkan pendidikan,” ujarnya.
Zulkarnain menilai sistem pembelajaran jarak jauh yang fleksibel dan adaptif menjadi solusi konkret bagi masyarakat, terutama generasi muda, pekerja, hingga aparatur sipil negara (ASN) yang ingin meningkatkan kompetensi tanpa harus meninggalkan tugas dan tanggung jawabnya.
Dalam pertemuan tersebut, dibahas pula penguatan Sentra Layanan Universitas Terbuka (SALUT) Masohi, peningkatan sosialisasi hingga ke wilayah kecamatan dan desa, serta peluang kerja sama pengembangan kapasitas ASN dan tenaga pendidik.
Langkah ini tidak berdiri sendiri. Penguatan akses pendidikan tinggi menjadi bagian dari grand design pembangunan daerah yang berorientasi pada peningkatan kualitas SDM sebagai penggerak utama pertumbuhan ekonomi dan pelayanan publik.
Pendekatan yang ditempuh Bupati Zulkarnain menunjukkan kepemimpinan yang tidak hanya reaktif terhadap persoalan, tetapi juga strategis dalam membaca kebutuhan jangka panjang daerah.
Di tengah dinamika pembangunan Maluku Tengah, sinergi dengan Universitas Terbuka menjadi simbol komitmen bahwa pemerintah daerah tidak ingin generasinya kalah bersaing di tingkat regional maupun nasional.
Zulkarnain pun menegaskan, kerja sama ini harus berujung pada langkah konkret.
“Kita tidak ingin ini berhenti pada pertemuan seremonial. Harus ada tindak lanjut yang nyata dan dirasakan langsung oleh masyarakat,” tandasnya.
Dengan penguatan kolaborasi tersebut, Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah menegaskan bahwa pembangunan SDM bukan sekadar slogan, melainkan agenda utama kepemimpinan yang terus didorong secara konsisten.
Diterbitkan: 30 April 2026 pukul 12:40
Terakhir diperbarui: 30 April 2026 pukul 12:44
















