Beritaterkininews.com
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Penggunaan AI
Jumat, Mei 1, 2026
  • Nasional
  • Daerah
    • Ambon
    • Buru
    • Buru Selatan
    • Malra
    • Tual
    • Seram Bagian Barat
    • Seram Bagian Timur
    • Aru
  • Peristiwa
    • Bencana Alam
    • Kriminal
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Opini
    • Teknologi
    • Wisata
    • Kesehatan
  • Nasional
  • Daerah
    • Ambon
    • Buru
    • Buru Selatan
    • Malra
    • Tual
    • Seram Bagian Barat
    • Seram Bagian Timur
    • Aru
  • Peristiwa
    • Bencana Alam
    • Kriminal
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Opini
    • Teknologi
    • Wisata
    • Kesehatan
No Result
View All Result
Morning News
  • Beranda
  • Ambon
  • Buru
  • Bursel
  • Malra
  • Malteng
  • Tual
  • Sbb
  • Sbt
  • Aru
No Result
View All Result
Home Malteng

Buaya 4 Meter Muncul di Pesisir Amahai, Warga Resah, Pemerintah Negeri Keluarkan Imbauan

Penulis: Paet | Editor: Redaksi
Jumat, 1 Mei 2026
Facebook X WhatsApp Telegram
Buaya 4 Meter Muncul di Pesisir Amahai, Warga Resah, Pemerintah Negeri Keluarkan Imbauan

BERITATERKININEWS.COM- Warga Negeri Amahai, Kecamatan Amahai, Kabupaten Maluku Tengah, digegerkan dengan kemunculan seekor buaya berukuran besar di perairan pesisir setempat, Jumat (1/4/2026). Predator yang diperkirakan memiliki panjang sekitar empat meter itu terlihat berenang tidak jauh dari permukiman warga yang mayoritas berada di bibir pantai.

Kemunculan satwa liar tersebut sontak menjadi perbincangan hangat masyarakat. Sejumlah warga mengaku was-was, terutama karena lokasi penampakan berada di area yang kerap digunakan untuk aktivitas harian seperti mandi, memancing, hingga bermain anak-anak.

BACA JUGA:

Kepemimpinan Progresif Zulkarnain, Pendidikan Jarak Jauh Jadi Senjata Bangun Malteng

Tak Lagi Jual Mentah! Pabrik Hilirisasi Kelapa–Pala Dibangun di Malteng, Petani Siap Naik Kelas

“Saat pertama kali terlihat, kami kira hanya kayu hanyut. Tapi setelah diamati, ternyata buaya besar. Panjangnya sekitar empat meter. Warga langsung panik,” ungkap salah satu warga Amahai yang ditemui media ini.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, buaya tersebut terlihat bergerak perlahan di permukaan air laut, tidak jauh dari garis pantai dan kawasan permukiman. Foto penampakan hewan predator itu pun beredar luas di media sosial dan memperkuat keresahan masyarakat.

Menyikapi situasi tersebut, Pemerintah Negeri Amahai bergerak cepat. Aparatur pemerintah negeri segera mengeluarkan imbauan kepada masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan dan sementara waktu mengurangi aktivitas di laut maupun di pesisir pantai.

“Kami mengimbau warga untuk lebih berhati-hati. Untuk sementara, anak-anak dilarang mandi di pantai sampai situasi benar-benar aman,” ujar sumber.

Imbauan ini terutama ditujukan kepada warga yang tinggal di sepanjang garis pantai. Pasalnya, wilayah tersebut merupakan area padat aktivitas warga, mulai dari nelayan tradisional hingga anak-anak yang biasa bermain di tepian laut pada sore hari.

Kehadiran buaya di wilayah pesisir bukan sekadar fenomena biasa. Dengan ukuran yang diperkirakan mencapai empat meter, satwa tersebut tergolong predator dewasa yang berpotensi membahayakan keselamatan manusia.

Sejumlah warga menduga kemunculan buaya ini berkaitan dengan perubahan habitat atau pergerakan satwa dari muara sungai menuju perairan pantai. Namun hingga kini belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai asal-usul kemunculan hewan tersebut.

“Kami berharap ada perhatian dari instansi terkait agar dilakukan pemantauan. Jangan sampai ada korban dulu baru ditangani serius,” tambah warga lainnya.

Masyarakat berharap pemerintah daerah melalui instansi teknis terkait dapat segera melakukan peninjauan lapangan dan langkah antisipatif, termasuk pemantauan serta kemungkinan evakuasi satwa apabila dinilai membahayakan.

Situasi ini menjadi pengingat bahwa wilayah pesisir yang bersinggungan langsung dengan habitat alami satwa liar membutuhkan sistem mitigasi risiko yang jelas dan terkoordinasi.

Untuk sementara, warga Amahai memilih meningkatkan kewaspadaan dan membatasi aktivitas di laut, sembari menunggu langkah lanjutan dari pihak berwenang.

 

Diterbitkan: 01 Mei 2026 pukul 08:04

Terakhir diperbarui: 01 Mei 2026 pukul 08:09

Previous Post

Kepemimpinan Progresif Zulkarnain, Pendidikan Jarak Jauh Jadi Senjata Bangun Malteng

Related Posts

Kepemimpinan Progresif Zulkarnain, Pendidikan Jarak Jauh Jadi Senjata Bangun Malteng

Kepemimpinan Progresif Zulkarnain, Pendidikan Jarak Jauh Jadi Senjata Bangun Malteng

by Pieter
April 30, 2026
0

BERITATERKININEWS.COM- Komitmen Bupati Maluku Tengah, Zulkarnain Awat Amir, dalam membangun sumber daya manusia unggul kembali ditegaskan. Di tengah tantangan geografis...

Tak Lagi Jual Mentah! Pabrik Hilirisasi Kelapa–Pala Dibangun di Malteng, Petani Siap Naik Kelas

Tak Lagi Jual Mentah! Pabrik Hilirisasi Kelapa–Pala Dibangun di Malteng, Petani Siap Naik Kelas

by Pieter
April 29, 2026
0

BERITATERKININEWS.COM- Langkah besar transformasi ekonomi resmi dimulai di Kabupaten Maluku Tengah. Ground breaking pembangunan pabrik hilirisasi kelapa dan pala oleh...

Tak Sekadar MoU, Ini Komitmen Nyata Pemkab Malteng Lindungi Hak Sipil Warga Naulu

Tak Sekadar MoU, Ini Komitmen Nyata Pemkab Malteng Lindungi Hak Sipil Warga Naulu

by Pieter
April 28, 2026
0

BERITATERKININEWS.COM- Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah resmi memperkuat sinergi penanganan persoalan hukum dengan Kejaksaan Negeri Maluku Tengah melalui penandatanganan Kesepakatan Bersama...

Pemkab Malteng Apresiasi Studi FKUI–Poltekkes Maluku, Bupati: Data Akademik Jadi Dasar Kebijakan Imunisasi

Pemkab Malteng Apresiasi Studi FKUI–Poltekkes Maluku, Bupati: Data Akademik Jadi Dasar Kebijakan Imunisasi

by Pieter
April 27, 2026
0

BERITATERKININEWS.COM- Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah memberikan apresiasi tinggi terhadap pelaksanaan studi UNDERV AC-ID yang digelar pada Senin (27/4/2026), hasil kolaborasi Fakultas Kedokteran...

Soroti Tata Kelola TPA, Wabup Malteng Minta DLH Bergerak ke Sistem Modern dan Ramah Lingkungan

Soroti Tata Kelola TPA, Wabup Malteng Minta DLH Bergerak ke Sistem Modern dan Ramah Lingkungan

by Pieter
April 24, 2026
0

BERITATERKININEWS.COM- Wakil Bupati Maluku Tengah, Mario Lawalata, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang dikelola Dinas Lingkungan...

Polairud Polda Maluku Hadirkan Klinik Terapung di Amahai, Warga Pesisir Nikmati Layanan Kesehatan Gratis

Polairud Polda Maluku Hadirkan Klinik Terapung di Amahai, Warga Pesisir Nikmati Layanan Kesehatan Gratis

by Pieter
April 24, 2026
0

BERITATERKININEWS.COM- Komitmen Polri dalam mendekatkan pelayanan kepada masyarakat pesisir kembali diwujudkan melalui program Klinik Terapung yang digelar jajaran Ditpolairud Polda...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POPULAR NEWS

Warga Gale-Gale , Labuan Tewas di Jalan Lintas Seram

Warga Gale-Gale , Labuan Tewas di Jalan Lintas Seram

Maret 21, 2026
Anggota TNI AD Diduga Terlibat Komplotan Pencuri Sapi di Buru Akhirnya Dibekuk Warga Waeapo

Anggota TNI AD Diduga Terlibat Komplotan Pencuri Sapi di Buru Akhirnya Dibekuk Warga Waeapo

Februari 28, 2026
Di Balik Seragam Lusuh, Ada Guru yang Tak Pernah Lelah: Keteguhan Ibu Kety Nifaan Menjaga Asa Muridnya

Di Balik Seragam Lusuh, Ada Guru yang Tak Pernah Lelah: Keteguhan Ibu Kety Nifaan Menjaga Asa Muridnya

Februari 28, 2026
Dari Hutan ke Lumbung Pangan: Gerakan Sunyi Jodis Rumasoal Ubah Wajah Neniari di Pegunungan Seram

Dari Hutan ke Lumbung Pangan: Gerakan Sunyi Jodis Rumasoal Ubah Wajah Neniari di Pegunungan Seram

Februari 15, 2026
Skema Karbon di Balik Hutan Adat SBB: 6 Raja Ungkap Dugaan Manipulasi Dokumen Internasional

Skema Karbon di Balik Hutan Adat SBB: 6 Raja Ungkap Dugaan Manipulasi Dokumen Internasional

Maret 17, 2026

EDITOR'S PICK

Menu MBG di Kobi Dinilai Tak Penuhi Standar Gizi

Menu MBG di Kobi Dinilai Tak Penuhi Standar Gizi

Februari 15, 2026
Buaya 4 Meter Muncul di Pesisir Amahai, Warga Resah, Pemerintah Negeri Keluarkan Imbauan

Buaya 4 Meter Muncul di Pesisir Amahai, Warga Resah, Pemerintah Negeri Keluarkan Imbauan

Mei 1, 2026
Gaji PPPK Paruh Waktu Mulai Dibayarkan di Maluku Tengah

Gaji PPPK Paruh Waktu Mulai Dibayarkan di Maluku Tengah

Maret 18, 2026
Isu Lingkungan  Menjadi Titik Mula AMGPM Lease Realisasi Program Unggulan Tanaman Produktif

Isu Lingkungan Menjadi Titik Mula AMGPM Lease Realisasi Program Unggulan Tanaman Produktif

Februari 21, 2026
Beritaterkininews.com

© 2025 Beritaterkininews.com . All Right Reserved.

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Penggunaan AI

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Daerah
    • Ambon
    • Buru
    • Buru Selatan
    • Malra
    • Tual
    • Seram Bagian Barat
    • Seram Bagian Timur
    • Aru
  • Peristiwa
    • Bencana Alam
    • Kriminal
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Opini
    • Teknologi
    • Wisata
    • Kesehatan

© 2025 Beritaterkininews.com . All Right Reserved.