Beritaterkininews.com
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Penggunaan AI
Jumat, Mei 1, 2026
  • Nasional
  • Daerah
    • Ambon
    • Buru
    • Buru Selatan
    • Malra
    • Tual
    • Seram Bagian Barat
    • Seram Bagian Timur
    • Aru
  • Peristiwa
    • Bencana Alam
    • Kriminal
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Opini
    • Teknologi
    • Wisata
    • Kesehatan
  • Nasional
  • Daerah
    • Ambon
    • Buru
    • Buru Selatan
    • Malra
    • Tual
    • Seram Bagian Barat
    • Seram Bagian Timur
    • Aru
  • Peristiwa
    • Bencana Alam
    • Kriminal
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Opini
    • Teknologi
    • Wisata
    • Kesehatan
No Result
View All Result
Morning News
  • Beranda
  • Ambon
  • Buru
  • Bursel
  • Malra
  • Malteng
  • Tual
  • Sbb
  • Sbt
  • Aru
No Result
View All Result
Home Malteng

Sunyi yang Menggugat: Palang Kantor dan Luka Kepercayaan di Negeri Sehati

Penulis: Paet | Editor: Redaksi
Kamis, 19 Maret 2026
Facebook X WhatsApp Telegram
Sunyi yang Menggugat: Palang Kantor dan Luka Kepercayaan di Negeri Sehati

BERITATERKININEWS.COM- Balok kayu itu bukan sekadar penghalang pintu. Ia adalah simbol kemarahan yang akhirnya tak terbendung. Kamis (19/3/2027), warga Negeri Sehati, Kecamatan Amahai, memalang kantor pemerintah negeri mereka sendiri.

Aksi yang berlangsung sekitar pukul 10.30 WIT itu menandai puncak ketegangan antara warga dan pemerintah negeri, yang selama ini dipicu oleh satu persoalan krusial transparansi Dana Desa.

BACA JUGA:

Buaya 4 Meter Muncul di Pesisir Amahai, Warga Resah, Pemerintah Negeri Keluarkan Imbauan

Kepemimpinan Progresif Zulkarnain, Pendidikan Jarak Jauh Jadi Senjata Bangun Malteng

Tidak ada bentrokan. Tidak ada teriakan. Namun pesan warga tegas mereka menuntut jawaban.

“Kami tidak tahu Dana Desa dipakai untuk apa saja. Tidak pernah ada penjelasan terbuka,” ungkap seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan.

Jika merujuk pada skema umum alokasi Dana Desa secara nasional, satu desa/negeri setiap tahun rata-rata menerima anggaran berkisar Rp. 800 juta hingga lebih dari Rp1,5 miliar, tergantung jumlah penduduk dan indikator lainnya.

Artinya, dalam kurun waktu beberapa tahun terakhir, total Dana Desa yang dikelola Negeri Sehati berpotensi telah mencapai miliaran rupiah.

Namun di mata warga, besarnya anggaran itu belum sepenuhnya berbanding lurus dengan keterbukaan informasi.

Sejumlah warga mulai mempertanyakan,
Program apa saja yang telah dijalankan?
Berapa besar anggaran yang telah digunakan? Siapa saja yang terlibat dalam pengelolaannya?

Pertanyaan-pertanyaan itu, menurut warga, tidak pernah dijawab secara terbuka melalui forum resmi maupun laporan publik yang mudah diakses.

Ketiadaan transparansi tersebut perlahan berubah menjadi kecurigaan. Dan ketika kecurigaan dibiarkan tanpa klarifikasi, ia menjelma menjadi ketidakpercayaan.

Aksi palang kantor pun menjadi bentuk ekspresi paling nyata dari situasi itu.
Balok kayu dipasang di pintu utama kantor negeri, menghentikan seluruh aktivitas pemerintahan. Sebuah langkah ekstrem, namun bagi warga, itu adalah cara terakhir untuk didengar.

“Ini bukan baru sekarang. Sudah lama kami pertanyakan, tapi tidak pernah ada penjelasan,” tambah warga tersebut.

Seiring memanasnya situasi, berbagai dugaan mulai mencuat di tengah masyarakat, termasuk yang menyeret nama Kepala Pemerintah Negeri Sehati.

Namun penting dicatat, hingga berita ini diterbitkan, belum ada klarifikasi resmi dari pihak pemerintah negeri terkait tudingan tersebut.

Ketiadaan respons ini justru memperkuat persepsi negatif di tengah masyarakat.

Kasus di Negeri Sehati menjadi gambaran klasik persoalan tata kelola Dana Desa. besar anggaran, minim transparansi.

Padahal, sesuai prinsip pengelolaan keuangan desa, setiap penggunaan Dana Desa wajib Terbuka kepada masyarakat dan
Dapat dipertanggungjawabkan melalui laporan yang jelas.

Ketika prinsip ini tidak berjalan, konflik sosial menjadi konsekuensi yang sulit dihindari.

Kini, perhatian tertuju pada Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah untuk segera turun tangan, melakukan evaluasi, serta memastikan tidak ada penyimpangan dalam pengelolaan anggaran publik.

Di Negeri Sehati, persoalan ini bukan lagi sekadar angka dalam laporan anggaran. Ia telah berubah menjadi krisis kepercayaan.

Dan ketika kepercayaan runtuh, yang tersisa hanyalah satu cara bagi warga untuk bersuara menutup pintu, agar pemerintah mau membuka diri.

 

Diterbitkan: 19 Maret 2026 pukul 03:29

Terakhir diperbarui: 19 Maret 2026 pukul 10:06

Previous Post

Lonjakan Tarif Tak Jelas di Tulehu–Amahai, Penumpang Bongkar Dugaan Permainan Calo

Next Post

Warga Gale-Gale , Labuan Tewas di Jalan Lintas Seram

Related Posts

Buaya 4 Meter Muncul di Pesisir Amahai, Warga Resah, Pemerintah Negeri Keluarkan Imbauan

Buaya 4 Meter Muncul di Pesisir Amahai, Warga Resah, Pemerintah Negeri Keluarkan Imbauan

by Pieter
Mei 1, 2026
0

BERITATERKININEWS.COM- Warga Negeri Amahai, Kecamatan Amahai, Kabupaten Maluku Tengah, digegerkan dengan kemunculan seekor buaya berukuran besar di perairan pesisir setempat,...

Kepemimpinan Progresif Zulkarnain, Pendidikan Jarak Jauh Jadi Senjata Bangun Malteng

Kepemimpinan Progresif Zulkarnain, Pendidikan Jarak Jauh Jadi Senjata Bangun Malteng

by Pieter
April 30, 2026
0

BERITATERKININEWS.COM- Komitmen Bupati Maluku Tengah, Zulkarnain Awat Amir, dalam membangun sumber daya manusia unggul kembali ditegaskan. Di tengah tantangan geografis...

Tak Lagi Jual Mentah! Pabrik Hilirisasi Kelapa–Pala Dibangun di Malteng, Petani Siap Naik Kelas

Tak Lagi Jual Mentah! Pabrik Hilirisasi Kelapa–Pala Dibangun di Malteng, Petani Siap Naik Kelas

by Pieter
April 29, 2026
0

BERITATERKININEWS.COM- Langkah besar transformasi ekonomi resmi dimulai di Kabupaten Maluku Tengah. Ground breaking pembangunan pabrik hilirisasi kelapa dan pala oleh...

Tak Sekadar MoU, Ini Komitmen Nyata Pemkab Malteng Lindungi Hak Sipil Warga Naulu

Tak Sekadar MoU, Ini Komitmen Nyata Pemkab Malteng Lindungi Hak Sipil Warga Naulu

by Pieter
April 28, 2026
0

BERITATERKININEWS.COM- Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah resmi memperkuat sinergi penanganan persoalan hukum dengan Kejaksaan Negeri Maluku Tengah melalui penandatanganan Kesepakatan Bersama...

Pemkab Malteng Apresiasi Studi FKUI–Poltekkes Maluku, Bupati: Data Akademik Jadi Dasar Kebijakan Imunisasi

Pemkab Malteng Apresiasi Studi FKUI–Poltekkes Maluku, Bupati: Data Akademik Jadi Dasar Kebijakan Imunisasi

by Pieter
April 27, 2026
0

BERITATERKININEWS.COM- Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah memberikan apresiasi tinggi terhadap pelaksanaan studi UNDERV AC-ID yang digelar pada Senin (27/4/2026), hasil kolaborasi Fakultas Kedokteran...

Soroti Tata Kelola TPA, Wabup Malteng Minta DLH Bergerak ke Sistem Modern dan Ramah Lingkungan

Soroti Tata Kelola TPA, Wabup Malteng Minta DLH Bergerak ke Sistem Modern dan Ramah Lingkungan

by Pieter
April 24, 2026
0

BERITATERKININEWS.COM- Wakil Bupati Maluku Tengah, Mario Lawalata, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang dikelola Dinas Lingkungan...

Next Post
Warga Gale-Gale , Labuan Tewas di Jalan Lintas Seram

Warga Gale-Gale , Labuan Tewas di Jalan Lintas Seram

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POPULAR NEWS

Warga Gale-Gale , Labuan Tewas di Jalan Lintas Seram

Warga Gale-Gale , Labuan Tewas di Jalan Lintas Seram

Maret 21, 2026
Anggota TNI AD Diduga Terlibat Komplotan Pencuri Sapi di Buru Akhirnya Dibekuk Warga Waeapo

Anggota TNI AD Diduga Terlibat Komplotan Pencuri Sapi di Buru Akhirnya Dibekuk Warga Waeapo

Februari 28, 2026
Di Balik Seragam Lusuh, Ada Guru yang Tak Pernah Lelah: Keteguhan Ibu Kety Nifaan Menjaga Asa Muridnya

Di Balik Seragam Lusuh, Ada Guru yang Tak Pernah Lelah: Keteguhan Ibu Kety Nifaan Menjaga Asa Muridnya

Februari 28, 2026
Dari Hutan ke Lumbung Pangan: Gerakan Sunyi Jodis Rumasoal Ubah Wajah Neniari di Pegunungan Seram

Dari Hutan ke Lumbung Pangan: Gerakan Sunyi Jodis Rumasoal Ubah Wajah Neniari di Pegunungan Seram

Februari 15, 2026
Skema Karbon di Balik Hutan Adat SBB: 6 Raja Ungkap Dugaan Manipulasi Dokumen Internasional

Skema Karbon di Balik Hutan Adat SBB: 6 Raja Ungkap Dugaan Manipulasi Dokumen Internasional

Maret 17, 2026

EDITOR'S PICK

Dari Gagasan Ketua DPRD Hingga Ruang Kebersamaan Ramadan: Salobar Beach Soahuku Jadi Magnet Wisata dan Silaturahmi Warga

Dari Gagasan Ketua DPRD Hingga Ruang Kebersamaan Ramadan: Salobar Beach Soahuku Jadi Magnet Wisata dan Silaturahmi Warga

Maret 15, 2026
Teguhkan Komitmen Menuju Satu Abad GPM, Jemaat Kamarian Gelar Sidang ke-41, Bahas Program Strategis 2026–2030

Teguhkan Komitmen Menuju Satu Abad GPM, Jemaat Kamarian Gelar Sidang ke-41, Bahas Program Strategis 2026–2030

Februari 23, 2026
Jejak Dugaan Penyimpangan Bansos 2023 dan Bungkamnya Kejari Malteng

Jejak Dugaan Penyimpangan Bansos 2023 dan Bungkamnya Kejari Malteng

Desember 28, 2025
Dugaan Jejak Bisnis Gunung Botak, HMI Namlea Soroti Pertemuan Djalaludin, La Ode Ida, dan Investor Asing

Dugaan Jejak Bisnis Gunung Botak, HMI Namlea Soroti Pertemuan Djalaludin, La Ode Ida, dan Investor Asing

Desember 25, 2025
Beritaterkininews.com

© 2025 Beritaterkininews.com . All Right Reserved.

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Penggunaan AI

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Daerah
    • Ambon
    • Buru
    • Buru Selatan
    • Malra
    • Tual
    • Seram Bagian Barat
    • Seram Bagian Timur
    • Aru
  • Peristiwa
    • Bencana Alam
    • Kriminal
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Opini
    • Teknologi
    • Wisata
    • Kesehatan

© 2025 Beritaterkininews.com . All Right Reserved.