BERITATERKININEWS.COM- Suasana haru dan penuh sukacita mewarnai ibadah peneguhan delapan Anggota Sidi baru di Jemaat GPM Labuan, Minggu (29/03/2026). Momentum sakral ini bukan sekadar seremoni gerejawi, tetapi menjadi tonggak penting perjalanan iman para generasi muda yang kini resmi mengambil bagian penuh dalam kehidupan dan pelayanan gereja.
Peneguhan berlangsung dalam ibadah yang dipimpin oleh Pdt. Senthia Meirliand Pesulima. Dalam khotbahnya, ia menegaskan bahwa proses menjadi Anggota Sidi bukanlah tahapan administratif, melainkan proses pendewasaan iman yang serius dan terarah.
“Katekesasi bukan hanya sekadar belajar tentang kekristenan. Ini adalah proses pembentukan dan pendewasaan iman. Gereja membina calon anggota sidi agar memahami, menghayati, dan hidup berdasarkan iman Kristen dalam konteks Gereja Protestan Maluku,” tegas Pesulima.
Dalam tradisi Gereja Protestan Maluku (GPM), pendidikan katekesasi merupakan bagian dari pendidikan formal gereja. Proses ini dijalankan secara sistematis dan berkesinambungan, meliputi pemahaman Alkitab, ajaran gereja, hingga pembentukan karakter dan spiritualitas.
Menurut Pesulima, gereja tidak hanya ingin melahirkan generasi yang “hadir” dalam ibadah, tetapi generasi yang matang dalam kualitas iman dan bertanggung jawab dalam pelayanan.
“Peneguhan ini menandai kesiapan mereka untuk terlibat aktif dan bertanggung jawab dalam seluruh kehidupan bergereja. Mereka bukan lagi peserta didik, tetapi pelaku pelayanan,” ujarnya.
Dengan diteguhkannya delapan anggota sidi baru tersebut, Jemaat GPM Labuan kini memiliki tambahan kekuatan dalam pelayanan. Para anggota sidi yang baru diteguhkan berhak mengambil bagian dalam perjamuan kudus serta berbagai tanggung jawab pelayanan jemaat.
Momentum ini sekaligus menjadi pesan kuat bahwa regenerasi dalam tubuh gereja terus berjalan. Di tengah tantangan zaman dan perubahan sosial, gereja tetap berkomitmen membina generasi muda agar tidak hanya bertumbuh secara usia, tetapi juga matang dalam iman dan karakter.
Ibadah peneguhan berlangsung khidmat, disaksikan keluarga dan jemaat yang memenuhi ruang gereja. Doa dan berkat yang dipanjatkan menjadi simbol penyerahan diri para anggota sidi baru untuk setia dalam panggilan pelayanan.
Peneguhan anggota sidi di GPM Labuan menjadi refleksi bahwa gereja terus menjaga proses kaderisasi iman secara serius. Pembinaan yang dilakukan bukan bersifat instan, melainkan melalui tahapan yang terukur dan disiplin.
Di tengah dinamika kehidupan masyarakat Maluku, kehadiran generasi muda yang berakar kuat dalam nilai-nilai iman Kristen diharapkan mampu menjadi terang dan garam bagi lingkungan sekitarnya.
Peneguhan ini bukan akhir dari proses, melainkan awal dari tanggung jawab baru sebagai bagian utuh dari tubuh Kristus dan pelayanan Gereja Protestan Maluku.
Diterbitkan: 29 Maret 2026 pukul 05:24
Terakhir diperbarui: 29 Maret 2026 pukul 05:28
















