BERITATERKININEWS.COM- Festival Kor’a Inasua 2026 di Kecamatan Teon Nila Serua (TNS) bukan sekadar panggung budaya. Momentum ini menjadi simbol pertemuan antara tradisi dan transformasi.
Kedatangan Bupati Maluku Tengah, Zulkarnain Awat Amir, yang dijemput menggunakan arumbai, menegaskan satu pesan kuat pembangunan Maluku Tengah tidak boleh tercerabut dari akar budaya.
Arumbai bukan hanya alat transportasi laut. Ia adalah simbol peradaban pesisir. Dan di atas perahu tradisional itulah pesan pembangunan berbasis kearifan lokal ditegaskan.
Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah menyerahkan empat unit Starlink kepada kelompok nelayan melalui dukungan YKAN. Internet satelit itu menjadi jembatan baru bagi nelayan TNS untuk mengakses informasi cuaca, pasar, hingga konektivitas digital.
“Inilah wujud komitmen kami. Tradisi harus dijaga, tetapi masyarakat pesisir juga harus masuk dalam arus transformasi digital,” tegas Bupati.
Selain itu, penguatan kelembagaan melalui penyerahan SK kelompok nelayan serta modul pemberdayaan perempuan menunjukkan bahwa festival ini dirancang berdampak jangka panjang.
“Inasua bukan sekadar makanan khas. Ia adalah identitas. Ia adalah cerita tentang ketahanan pangan dan kecerdasan leluhur dalam mengawetkan hasil laut,” tambahnya.
Festival Kor’a Inasua 2026 pun menjadi gambaran arah baru pembangunan Malteng: budaya sebagai fondasi, teknologi sebagai akselerasi.
Diterbitkan: 11 April 2026 pukul 04:59
Terakhir diperbarui: 11 April 2026 pukul 06:14
















