BERITATERKININEWS.COM- Momentum Hari Raya Idulfitri di Kota Masohi tak hanya diwarnai kekhusyukan ibadah, tetapi juga semangat kebersamaan lintas elemen masyarakat dalam menjaga keamanan. Hal ini tampak dalam giat pengamanan Shalat Ied di Masjid Raya Masohi, Sabtu (21/3/2026), yang turut melibatkan Ketua AMGPM Daerah Masohi, Gres Hallatu Nussy.
Kehadiran Gres Hallatu Nussy yang juga menjabat sebagai pimpinan Bagian Humas dan Protokol Setda Maluku Tengah itu menjadi sorotan tersendiri. Ia terlihat aktif berkoordinasi bersama aparat keamanan dan unsur pemuda dalam memastikan jalannya ibadah berlangsung aman, tertib, dan lancar.
Keterlibatan langsung tersebut bukan sekadar simbolis, melainkan bentuk nyata kepedulian terhadap stabilitas sosial dan kerukunan umat di daerah berjuluk Pamahanunusa itu.
Berdasarkan pantauan media ini di lokasi, sejak pagi hari ratusan jamaah mulai memadati kawasan Masjid Raya Masohi. Aparat keamanan bersama relawan pemuda tampak bersiaga di sejumlah titik strategis, mulai dari pintu masuk hingga area parkir, guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan serta mengatur arus jamaah.
Gres Hallatu Nussy terlihat beberapa kali berinteraksi dengan petugas di lapangan, memberikan arahan serta memastikan seluruh proses pengamanan berjalan sesuai rencana. Ia juga tampak membaur dengan masyarakat, menciptakan suasana yang humanis dan penuh keakraban.
Kehadirannya dinilai sebagai bentuk “keterpanggilan” moral untuk terlibat langsung dalam momentum keagamaan yang memiliki makna penting bagi umat Muslim, sekaligus memperkuat nilai-nilai toleransi dan kebersamaan di tengah masyarakat Maluku Tengah yang majemuk.
Selain itu, sinergi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, dan organisasi kepemudaan seperti AMGPM menjadi faktor penting dalam menjaga kondusivitas wilayah, khususnya pada momen-momen besar keagamaan yang melibatkan massa dalam jumlah besar.
Giat pengamanan ini tidak hanya dimaknai sebagai rutinitas tahunan, tetapi juga mencerminkan kolaborasi lintas sektor yang semakin solid di Masohi. Peran aktif tokoh pemuda dalam ruang-ruang pengamanan publik menunjukkan bahwa stabilitas daerah bukan hanya tanggung jawab aparat, melainkan juga seluruh elemen masyarakat.
Langkah yang ditunjukkan Ketua AMGPM Masohi ini sekaligus menjadi pesan kuat bahwa pemuda daerah memiliki posisi strategis dalam menjaga harmoni sosial, terutama di wilayah dengan keragaman budaya dan agama seperti Maluku Tengah.
Dengan pengamanan yang terorganisir dan keterlibatan berbagai pihak, pelaksanaan Shalat Ied di Masjid Raya Masohi berlangsung aman, tertib, dan penuh khidmat. Momentum ini menjadi bukti bahwa semangat kebersamaan dan kepedulian sosial tetap terjaga, sekaligus menjadi fondasi penting bagi terciptanya keamanan dan kedamaian di Bumi Pamahanunusa.
Diterbitkan: 21 Maret 2026 pukul 01:22
Terakhir diperbarui: 21 Maret 2026 pukul 01:25
















