Seram Utara, BERITATERKININEWS.COM- Di wilayah utara Pulau Seram, jarak selama ini bukan sekadar angka di peta. Bagi masyarakat di Kecamatan Seram Utara Timur Kobi maupun Seram Utara Timur Seti, jarak juga berarti waktu, biaya, dan tenaga yang harus dikeluarkan hanya untuk mengurus satu dokumen penting Kartu Tanda Penduduk elektronik (KTP-el).
Selama bertahun-tahun, warga harus menempuh perjalanan panjang menuju Masohi, ibu kota Kabupaten Maluku Tengah, untuk melakukan perekaman ataupun pencetakan KTP.
Perjalanan itu tidak selalu mudah. Sebagian warga harus meninggalkan pekerjaan, menyiapkan biaya transportasi, bahkan menunggu berhari-hari hingga proses administrasi selesai.
Namun perlahan, cerita tentang jarak itu mulai berubah.
Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah kini menghadirkan layanan perekaman dan pencetakan KTP-el langsung di Kecamatan Seram Utara Timur Kobi, sebuah langkah yang bukan sekadar menghadirkan fasilitas baru, tetapi juga menandai upaya mendekatkan pelayanan negara kepada masyarakat di wilayah utara Pulau Seram.
Peresmian layanan tersebut dilakukan langsung oleh Bupati Maluku Tengah, Zulkarnain Awat Amir, Jumat (13/11/2026), melalui penyerahan paket perangkat pencetakan KTP-el kepada pemerintah kecamatan.
Melalui fasilitas ini, pelayanan administrasi kependudukan tidak lagi terpusat di ibu kota kabupaten, melainkan mulai bergerak mendekati masyarakat.
Bupati Zulkarnain mengatakan, langkah ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk memperpendek rentang kendali pelayanan publik.
“Ini adalah komitmen nyata pemerintah daerah agar masyarakat dapat memperoleh pelayanan dokumen kependudukan dengan lebih mudah, cepat, dan terjangkau,” ujar Zulkarnain.
Menurutnya, keberadaan fasilitas di Kobi akan melayani masyarakat dari tiga kecamatan sekaligus, yakni Kecamatan Seram Utara Timur Kobi, Seram Utara Timur Seti, dan Kecamatan Seram Utara.
Artinya, ribuan warga di wilayah utara Pulau Seram kini tidak lagi harus menempuh perjalanan jauh ke Masohi hanya untuk mengurus dokumen kependudukan.
“Mulai hari ini masyarakat tidak perlu lagi ke Masohi. Cukup di Kobi saja. Rekam di sini dan langsung bisa dicetak di sini. Pelayanan yang sebelumnya jauh, sekarang kita hadirkan lebih dekat kepada masyarakat,” tegasnya.
Bagi pemerintah daerah, kebijakan ini bukan sekadar menghadirkan mesin pencetak KTP, tetapi juga bagian dari strategi pemerataan pelayanan publik di wilayah kepulauan yang secara geografis memiliki tantangan tersendiri.
Wakil Ketua Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) itu menegaskan bahwa seluruh pelayanan administrasi kependudukan diberikan secara gratis kepada masyarakat.
“Saya tekankan pelayanan KTP dan administrasi kependudukan lainnya itu gratis. Tidak boleh ada pungutan dalam bentuk apapun kepada masyarakat,” tegasnya.
Ia berharap kehadiran layanan tersebut dapat meningkatkan angka kepemilikan KTP-el di wilayah Seram Utara, terutama bagi para pelajar yang telah memasuki usia wajib memiliki identitas kependudukan.
Menurutnya, KTP bukan sekadar kartu identitas, melainkan dokumen dasar yang membuka akses masyarakat terhadap berbagai layanan negara.
“KTP adalah identitas resmi yang sangat penting bagi setiap warga negara. Dengan KTP, masyarakat dapat mengakses berbagai layanan publik lainnya,” jelasnya.
Mulai dari pelayanan kesehatan, pendidikan, bantuan sosial, hingga berbagai program pemerintah lainnya, semuanya mensyaratkan identitas kependudukan yang sah.
Karena itu, kehadiran layanan administrasi kependudukan di tingkat kecamatan dinilai menjadi langkah penting dalam memperkuat kehadiran negara di tengah masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Bupati juga mengingatkan para petugas pelayanan agar menghadirkan wajah pelayanan publik yang ramah dan profesional.
“Layani masyarakat dengan ramah, sopan, dan penuh senyum. Pelayanan yang baik adalah cerminan kehadiran pemerintah di tengah masyarakat,” pesannya.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga dan merawat seluruh perangkat pelayanan agar dapat digunakan secara maksimal dalam jangka waktu panjang.
“Saya berharap peralatan ini dirawat dengan baik sehingga bisa terus memberikan pelayanan maksimal bagi masyarakat. Semoga langkah kecil hari ini membawa manfaat besar bagi masyarakat Kobi dan Seti,” tutup Zulkarnain.
Kini, dari sebuah kecamatan di utara Pulau Seram, pelayanan administrasi kependudukan mulai bergerak lebih dekat kepada masyarakat.
Sebuah langkah kecil yang perlahan mengubah peta pelayanan publik dari Kobi, untuk Seram Utara.
Diterbitkan: 14 Maret 2026 pukul 02:22
Terakhir diperbarui: 14 Maret 2026 pukul 02:25
















