BERITATERKININEWS.COM – Suasana khidmat terasa di dalam gedung gereja Betesda Masohi ketika jemaat, pendeta, dan berbagai unsur masyarakat berkumpul menyaksikan sebuah momentum penting dalam kehidupan gereja. Minggu (15/3/2026), tongkat estafet kepemimpinan Klasis GPM Masohi resmi berpindah tangan.
Pergantian kepemimpinan ini bukan sekadar seremonial organisasi gereja. Bagi masyarakat Maluku Tengah, peristiwa tersebut juga memuat pesan yang lebih luas menjaga persaudaraan di tanah yang dikenal dengan semangat Hidup Orang Basudara.
Bupati Maluku Tengah, Zulkarnain Awat Amir, yang hadir dalam kegiatan tersebut menegaskan bahwa gereja memiliki posisi penting dalam menjaga harmoni sosial masyarakat.
“Pergantian kepemimpinan dalam organisasi gereja adalah proses alamiah yang harus disyukuri, karena dari situlah pelayanan terus berlanjut,” ujar Bupati.
Ia memberikan penghargaan kepada Pendeta Adriana Lohy, yang selama masa kepemimpinannya dinilai berhasil memperkuat hubungan kemitraan antara gereja dan pemerintah daerah.
Bagi pemerintah daerah, kata Bupati, keberadaan gereja bukan hanya sebagai lembaga keagamaan, tetapi juga sebagai mitra strategis dalam membangun moralitas masyarakat.
Masohi sendiri memiliki posisi penting dalam dinamika sosial Maluku Tengah. Sebagai ibu kota kabupaten, kota ini menjadi cerminan kehidupan masyarakat Maluku Tengah secara keseluruhan.
Karena itu, stabilitas sosial, kerukunan antarumat beragama, dan semangat persaudaraan harus terus dijaga. Tongkat kepemimpinan kini berada di tangan Pendeta F. Songubnuan, yang dipercaya memimpin Klasis GPM Masohi ke depan.
Bupati berharap kepemimpinan baru tersebut mampu melanjutkan berbagai program pelayanan gereja sekaligus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah.
“Mari kita terus melangkah bersama dalam semangat Hidup Orang Basudara, demi kesejahteraan seluruh masyarakat Maluku Tengah,” kata Bupati.
Pergantian kepemimpinan itu ditutup dengan harapan yang sama dari berbagai pihak bahwa gereja, pemerintah, dan masyarakat akan terus berjalan berdampingan menjaga kedamaian di bumi Pamahanunusa.
Diterbitkan: 15 Maret 2026 pukul 10:32
Terakhir diperbarui: 15 Maret 2026 pukul 10:39
















