Masohi,BERITATERKININEWS.COM- Senja perlahan turun di Kota Masohi. Cahaya keemasan menimpa halaman Islamic Center yang mulai dipadati undangan. Aroma hidangan berbuka puasa mulai tercium, sementara percakapan hangat terdengar dari berbagai sudut ruangan.
Di tengah suasana Ramadan yang penuh ketenangan itu, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Maluku Tengah menggelar kegiatan buka puasa bersama pada Minggu (8/3/2026). Kegiatan ini tidak sekadar pertemuan biasa, tetapi menjadi ruang kebersamaan antara tenaga kesehatan, pemerintah daerah, dan masyarakat.
Wakil Bupati Maluku Tengah, Mario Lawalata turut hadir dalam kegiatan tersebut. Kehadirannya sekaligus membawa pesan penting tentang makna Ramadan yang lebih luas dari sekadar ibadah ritual.
Dalam sambutannya, Lawalata mengingatkan bahwa bulan suci ini merupakan waktu terbaik untuk memperkuat nilai kemanusiaan dan kepedulian sosial.
“Ramadan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi juga tentang bagaimana kita menumbuhkan empati, mempererat silaturahmi, dan berbagi kebahagiaan dengan sesama,” ujarnya.
Bagi pemerintah daerah, kegiatan seperti ini memiliki arti penting. Selain mempererat hubungan antar lembaga dan masyarakat, kegiatan tersebut juga menjadi simbol kebersamaan dalam membangun Maluku Tengah yang lebih peduli dan berempati.
Lawalata juga menyampaikan apresiasi kepada IDI Cabang Maluku Tengah yang dinilainya tidak hanya fokus pada pelayanan kesehatan, tetapi juga aktif membangun solidaritas sosial.
“Kami sangat mengapresiasi inisiatif IDI Cabang Maluku Tengah yang telah menghadirkan kegiatan penuh makna ini. Semoga kebersamaan seperti ini terus terjaga dan semakin memperkuat persaudaraan di daerah kita,” katanya.
Suasana semakin hangat ketika anak-anak panti asuhan yang diundang dalam kegiatan tersebut ikut berbaur bersama para undangan. Bagi mereka, momen berbuka puasa bersama ini menjadi pengalaman yang penuh kebahagiaan.
Melihat hal itu, Wakil Bupati pun menyampaikan pesan khusus kepada mereka.
Ia meminta anak-anak tersebut untuk tetap semangat belajar dan terus berusaha meraih cita-cita.
“Kalian adalah generasi masa depan Maluku Tengah. Teruslah belajar, berdoa, dan bekerja keras agar cita-cita kalian dapat tercapai,” pesannya.
Ketika azan magrib berkumandang, seluruh undangan berbuka puasa bersama. Hidangan sederhana tersaji, namun kebersamaan yang tercipta menghadirkan suasana yang hangat dan penuh makna.
Di bulan Ramadan, momen seperti ini menjadi pengingat bahwa kepedulian dan kebersamaan adalah nilai yang harus terus dirawat.
Dan dari sebuah buka puasa bersama di Masohi, pesan itu kembali ditegaskan. Ramadan adalah tentang empati, persaudaraan, dan harapan bagi masa depan yang lebih baik.
Diterbitkan: 09 Maret 2026 pukul 07:40
Terakhir diperbarui: 09 Maret 2026 pukul 07:45
















