BERITATERKININEWS.COM – Menjelang perayaan Natal 2025, mobilitas penumpang di sejumlah pangkalan taksi terpantau menurun. Kondisi ini dikeluhkan para sopir taksi pangkalan yang merasakan dampak langsung dari lesunya perputaran ekonomi masyarakat.
Sejumlah sopir taksi pangkalan mengeluhkan sepinya jumlah penumpang menjelang musim mudik Natal. Situasi tersebut dinilai berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, di mana peningkatan mobilitas biasanya mulai terasa sejak beberapa hari sebelum hari besar keagamaan.
Salah satu sopir taksi pangkalan, La Suhardi mengatakan bahwa rendahnya jumlah penumpang dipicu oleh kondisi ekonomi masyarakat yang belum sepenuhnya pulih.
“Kalau dibandingkan tahun lalu, sekarang jauh lebih sepi. Penumpang berkurang drastis. Kami menduga ini karena perputaran ekonomi yang semakin sulit,” ujar Suhardi saat ditemui, Minggu (21/12/2025).
Pria asal Desa Administratif tanjung itu menuturkan, dalam kondisi normal menjelang Natal, sopir taksi pangkalan biasanya dapat menarik penumpang secara bergantian. Namun saat ini, untuk mendapatkan satu penumpang saja membutuhkan waktu yang cukup lama.
“Biasanya menjelang Natal ramai orang bepergian, tapi sekarang menunggu berjam-jam pun belum tentu dapat penumpang. Pendapatan otomatis ikut menurun,” tambahnya.
Menurut Suhardi, sebagian masyarakat memilih menunda perjalanan atau menggunakan alternatif transportasi lain yang dianggap lebih hemat biaya. Hal ini semakin memperberat beban para sopir taksi pangkalan yang menggantungkan penghasilan harian dari jumlah penumpang.
Para sopir berharap adanya perbaikan kondisi ekonomi serta meningkatnya mobilitas masyarakat pada hari-hari mendatang, terutama mendekati puncak perayaan Natal dan Tahun Baru.
Diterbitkan: 21 Desember 2025 pukul 09:11
Terakhir diperbarui: 21 Desember 2025 pukul 09:28
















