BERITATERKININEWS.COM- Pentahbisan dan peresmian Gedung Gereja Imanuel Jemaat GPM Waipo, Klasis GPM Masohi, menjadi momentum penting yang menandai kuatnya kebersamaan, kerja keras, serta keteguhan iman warga jemaat dalam membangun rumah ibadah sebagai pusat pelayanan rohani.
Pembangunan gedung gereja tersebut bukan proses singkat. Ia lahir dari pergumulan panjang, pengorbanan tenaga, pikiran, hingga dukungan materi dari seluruh jemaat. Kini, bangunan itu berdiri sebagai simbol harapan akan tumbuhnya persekutuan yang semakin kokoh dan pelayanan gereja yang semakin berdampak bagi masyarakat.
Bupati Maluku Tengah Zulkarnain Awat Amir, yang diwakili Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Malteng, Eliezer Istia, menegaskan bahwa kehadiran gereja tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pembinaan karakter dan moral masyarakat.
“Peresmian Gedung Gereja Imanuel ini bukan sekadar peresmian fisik bangunan, tetapi momentum untuk meningkatkan kualitas iman dan pelayanan jemaat. Gereja harus menjadi tempat menyebarkan nilai kasih, perdamaian, dan kebenaran, sekaligus membina karakter masyarakat,” ujar Eliezer membacakan sambutan Bupati.
Ia menambahkan, gereja memiliki peran strategis dalam menjaga kerukunan dan memperkuat persaudaraan di tengah keberagaman masyarakat Maluku Tengah.
“Kami mengajak seluruh jemaat untuk terus meningkatkan kualitas iman sambil bergandengan tangan memberi kontribusi nyata bagi pembangunan daerah. Semangat hidup orang basudara harus terus dijaga. Gereja harus menjadi pelopor dalam menjaga keharmonisan antarumat beragama, baik di internal maupun dengan masyarakat sekitar,” lanjutnya.
Pemerintah daerah, kata dia, berkomitmen mendukung lembaga keagamaan sebagai mitra strategis pembangunan, khususnya dalam pembangunan mental dan spiritual masyarakat, sejalan dengan pembangunan infrastruktur.
“Pemda akan selalu hadir dan mendukung lembaga keagamaan, karena pembangunan daerah tidak hanya soal fisik, tetapi juga pembangunan iman dan moral. Mari kita bahu-membahu membangun Maluku Tengah ke arah yang lebih baik,” tegasnya.
Momentum peresmian ini diharapkan menjadi titik awal kebangkitan pelayanan Jemaat GPM Waipo agar semakin aktif beribadah, bertumbuh dalam iman, serta berperan positif di tengah masyarakat.
Acara peresmian yang digelar Minggu (8/2/2026) berlangsung khidmat dan dihadiri sejumlah pejabat dan tokoh penting, di antaranya Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, Majelis Pekerja Harian Sinode GPM, pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Maluku Tengah, Majelis Pekerja Klasis GPM Masohi, pimpinan OPD lingkup Pemda Malteng, Ketua Majelis Jemaat GPM Waipo, panitia pembangunan, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta seluruh jemaat.
Dengan diresmikannya gedung baru tersebut, Jemaat GPM Waipo diharapkan dapat terus merawat dan memanfaatkannya sebagai pusat pelayanan, persekutuan, dan penguatan iman, demi kemajuan gereja dan masyarakat Maluku Tengah secara luas.
Diterbitkan: 08 Februari 2026 pukul 08:41
Terakhir diperbarui: 08 Februari 2026 pukul 08:47
















