BERITATERKININEWS.COM- Komitmen peningkatan mutu pendidikan kembali ditegaskan SMA PGRI 2 Kairatu melalui pelaksanaan Ujian Sekolah yang dimulai Senin (13/4/2026). Sebanyak 46 siswa resmi mengikuti ujian yang terbagi dalam tiga ruang kelas dengan pengawasan ketat dan prosedur sesuai standar.
Pembukaan ujian dilakukan secara simbolis oleh Kepala Desa Rumahkai sebagai bentuk sinergi antara pemerintah desa dan lembaga pendidikan dalam mendorong kualitas sumber daya manusia di Kecamatan Kairatu.
Kepala SMA PGRI 2 Kairatu, Martinus Tomatala, S.Pd, menegaskan bahwa ujian sekolah bukan sekadar agenda tahunan, tetapi menjadi tolok ukur capaian akademik siswa selama tiga tahun menempuh pendidikan.
“Sebanyak 46 siswa mengikuti ujian hari ini. Kami telah menyiapkan proses ini secara matang, termasuk tambahan jam belajar dan penguatan materi agar siswa lebih siap menghadapi ujian,” jelas Tomatala.
Hari pertama ujian diisi dengan mata pelajaran Pendidikan Agama dan Bahasa Indonesia. Pihak sekolah menargetkan rata-rata nilai kelulusan minimal 70 sebagai standar kompetensi yang harus dicapai siswa.
Menurut Tomatala, keberhasilan ujian tidak hanya diukur dari angka kelulusan, tetapi juga kesiapan siswa melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.
“Kami ingin anak-anak ini tidak hanya lulus, tetapi benar-benar siap bersaing. Harapan kami, mereka menjadi generasi emas yang mampu membawa perubahan bagi daerah,” tegasnya.
Pelaksanaan ujian berlangsung tertib, tanpa kendala berarti. Pihak sekolah optimistis seluruh rangkaian ujian akan berjalan aman hingga selesai.
Diterbitkan: 13 April 2026 pukul 11:53
Terakhir diperbarui: 13 April 2026 pukul 11:55
















