BERITATERKININEWS.COM- Bupati Maluku Tengah, Zulkarnain Awat Amir, turun langsung menjenguk para korban konflik sosial yang terjadi di wilayah Hitu dan Morela, Jumat (6/2/2026), sebagai bentuk kepedulian sekaligus memastikan penanganan medis berjalan optimal.
Kunjungan dilakukan di dua fasilitas kesehatan berbeda. Dua korban dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara Ambon, sementara satu korban lainnya menjalani perawatan intensif di RSUP Dr. J. Leimena.
Data yang dihimpun menyebutkan korban luka terdiri dari anggota Polri berinisial AM (32) dan DN (31), serta warga sipil AP (54) dan MFU (18). Seluruhnya mengalami luka akibat insiden bentrok yang terjadi beberapa waktu lalu.
Didampingi jajaran pemerintah daerah dan aparat keamanan, Bupati Malteng meninjau langsung kondisi korban di ruang perawatan, berdialog dengan tenaga medis, serta memberikan dukungan moril kepada keluarga korban.
Menurut Zulkarnain, kehadiran pemerintah di tengah situasi krisis merupakan tanggung jawab moral sekaligus bentuk komitmen negara untuk melindungi masyarakat.
“Kami datang memastikan seluruh korban mendapat pelayanan kesehatan terbaik. Keselamatan warga adalah prioritas utama. Pemerintah tidak boleh abai, dan kami ingin masyarakat tahu bahwa pemerintah daerah hadir bersama mereka,” tegas Zulkarnain di sela kunjungan.
Ia menambahkan, Pemkab Maluku Tengah akan terus berkoordinasi dengan pihak rumah sakit, TNI,Polri dan unsur terkait guna menjamin kebutuhan medis maupun pendampingan psikologis korban terpenuhi.
Lebih jauh, Zulkarnain juga menekankan pentingnya menjaga stabilitas keamanan pasca konflik agar aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat bisa segera pulih.
“Situasi harus cepat kondusif. Kita semua ingin Hitu dan Morela kembali aman, masyarakat bisa beraktivitas normal, anak-anak sekolah tanpa rasa takut. Pemulihan sosial menjadi fokus utama kami,” ujarnya.
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari langkah cepat Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah dalam merespons dampak konflik, sekaligus memperkuat pesan bahwa pemerintah hadir secara nyata, bukan sekadar imbauan.
Pemda Malteng juga memastikan pemantauan kondisi korban dilakukan secara berkala, sembari mendorong upaya rekonsiliasi dan penguatan keamanan wilayah bersama aparat.
Dengan langkah ini, diharapkan situasi di Hitu dan Morela segera pulih, serta kepercayaan masyarakat terhadap stabilitas daerah kembali terjaga.
Diterbitkan: 06 Februari 2026 pukul 10:19
Terakhir diperbarui: 06 Februari 2026 pukul 10:37
















