Beritaterkininews.com
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Penggunaan AI
Jumat, Mei 1, 2026
  • Nasional
  • Daerah
    • Ambon
    • Buru
    • Buru Selatan
    • Malra
    • Tual
    • Seram Bagian Barat
    • Seram Bagian Timur
    • Aru
  • Peristiwa
    • Bencana Alam
    • Kriminal
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Opini
    • Teknologi
    • Wisata
    • Kesehatan
  • Nasional
  • Daerah
    • Ambon
    • Buru
    • Buru Selatan
    • Malra
    • Tual
    • Seram Bagian Barat
    • Seram Bagian Timur
    • Aru
  • Peristiwa
    • Bencana Alam
    • Kriminal
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Opini
    • Teknologi
    • Wisata
    • Kesehatan
No Result
View All Result
Morning News
  • Beranda
  • Ambon
  • Buru
  • Bursel
  • Malra
  • Malteng
  • Tual
  • Sbb
  • Sbt
  • Aru
No Result
View All Result
Home Nasional

Mendagri Minta Pemda Perbanyak Rusun Sebagai Solusi Permukiman Padat

Penulis: RL | Editor: Red
Minggu, 16 November 2025
Facebook X WhatsApp Telegram
Mendagri Minta Pemda Perbanyak Rusun Sebagai Solusi Permukiman Padat

(Ki-ka) Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian, Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda, dan Menteri PKP Maruarar Sirait berdiskusi dalam rapat di kantor Kementerian PKP, Jakarta, Kamis (13/11/2025) malam. (ANTARA/Imamatul Silfia)

BERITATERKININEWS.COM,- Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mendorong pemerintah daerah (pemda) melakukan percepatan pembangunan rumah susun (rusun) di kawasan padat penduduk untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Tito menekankan pentingnya bagi pemda untuk memperbanyak pembangunan rumah susun di kawasan padat penduduk, termasuk Jakarta.

BACA JUGA:

Buka MUSCAB PKB, Bupati Tekankan Peran Strategis Partai Kawal Pembangunan Malteng

Silaturahmi di Istiqlal, Gubernur Maluku–Menag Sepakat Perkuat Moderasi Beragama

Hunian vertikal, menurut Tito bisa menjadi solusi strategis menata kota, sebagaimana yang pernah disaksikannya sewaktu kuliah di Singapura. Kala itu, pemerintah Singapura gencar memperbaiki tata kelola perumahan perkotaan, kawasan permukiman yang padat pada akhir 1990-an, secara bertahap menjadi lebih tertata melalui pembangunan rumah susun atau hunian vertikal.

“Nah, sebetulnya kita mengharapkan Jakarta bisa seperti itu. Berubah. Dan itu tapi kita harus mulai dari sosialisasi kepada masyarakat,” kata Mendagri dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu.

Hunian vertikal dinilai mampu memperbaiki tata kota sekaligus memudahkan penyediaan fasilitas publik seperti sarana olahraga dan ruang terbuka hijau.

Pada kesempatan terpisah, Peneliti Pusat Riset Pemerintahan Dalam Negeri dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Hadi Supratikta menilai, arahan Mendagri Tito Karnavian yang mendorong Pemda melakukan percepatan pembangunan hunian vertikal sebagai solusi penataan kawasan padat penduduk sangat relevan dan kompatibel dilakukan.

Kendati demikian, karakteristik wilayah Indonesia yang terfragmentasi antara wilayah kontinental dan kepulauan harus menjadi pertimbangan Pemda untuk membangun hunian vertikal.

Menurut Hadi, penataan kawasan permukiman di Indonesia juga harus disesuaikan dengan kondisi geografis, sosial, dan ekonomi setempat. Sebagai contoh, wilayah pesisir dan kepulauan yang padat sering menghadapi tantangan berupa keterbatasan lahan dan rawan terhadap kenaikan air laut.

Selain itu, masyarakat pesisir yang bergantung pada sumber daya laut juga seharusnya menjadi landasan, penataan wilayah yang mendukung keberlanjutan mata pencarian mereka yang mayoritas nelayan.

“Pembangunan ​desain kontekstual harus mempertimbangkan aspek hidro-oseanografi, mitigasi bencana (misalnya tsunami atau banjir rob), dan potensi adanya penurunan tanah akibat tidak adanya larangan pengambilan air tanah yang berlebihan untuk industri, dan mempertimbangkan kearifan lokal,” kata Hadi saat dihubungi, Sabtu.

Sementara, menata kawasan di pegunungan yang padat penduduk akan menemui tantangan lain. Misal, sering dihadapkan dengan kondisi topografi lahan yang curam dan rentan longsor.

Oleh karena itu, akan sulit hunian vertikal dibangun secara masif di kawasan pegunungan. Jika terpaksa dibangun hunian vertikal di pegunungan, harus dilengkapi dengan mitigasi kebencanaan.

“Pembangunan rusun di daerah pegunungan harus sangat hati-hati dan tidak masif karena risiko geologis. Hunian vertikal lebih cocok untuk kota-kota di dataran tinggi yang padat dan memiliki lahan terbatas, namun dengan perencanaan mitigasi bencana yang ketat,” ujarnya.

Penerapan hunian vertikal di daerah pegunungan yang padat penduduk, bisa dilakukan dengan skala yang lebih kecil. Semisal, tidak melebihi empat lantai dan dibangun di pusat-pusat kegiatan lokal untuk mengendalikan pertumbuhan permukiman horizontal, serta meminimalisasi perusakan lahan pertanian atau hutan.

Agar arahan Mendagri bisa dilaksanakan oleh Pemda secara strategis, maka perlu peta jalan yang dirancang untuk mengatasi tantangan regulasi, pendanaan, dan penerimaan sosial berbasis mitigasi. Selain itu, diperlukan tata laksana perizinan terintegrasi, untuk penyederhanaan proses perizinan pembangunan rusun yang sering kali panjang dan berbelit.

“Perlu ada insentif tata ruang, yaitu Pemda dapat memberikan insentif khusus (seperti kemudahan izin atau pengurangan pajak) kepada pengembang, baik swasta maupun BUMN/BUMD (Badan Usaha Milik Negara/Badan Usaha Milik Daerah), yang membangun rusun umum atau subsidi untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR),” kata Hadi.

Hadi juga berpendapat aset berupa lahan milik negara atau daerah yang tidak terpakai atau kurang dimanfaatkan, bisa dimanfaatkan sebagai lokasi potensial pembangunan rusun.

Rencana Mendagri Tito dan Menteri PKP Maruarar Sirait yang ingin menata kawasan dengan hunian vertikal, juga sangat memungkinkan dilakukan dengan skema pendanaan berbasis inovatif yaitu kerja sama pemerintah dan Badan Usaha (KPBU).

“Skema KPBU adalah skema pembayaran availability payment (AP) untuk penyediaan dan pembiayaan Rusunawa (Rumah Susun Sewa), sehingga mengurangi beban anggaran langsung Pemda,” kata Hadi.

Tidak kalah penting, Hadi juga menilai, Mendagri Tito harus mulai memberi instruksi kepada Pemda untuk menyiapkan unit pengelola rusun yang profesional. Tujuannya, menjamin pemeliharaan bangunan dan kebersihan lingkungan, serta mencegah rusun menjadi tidak terawat atau mangkrak dan menjadi kumuh.

“Penting juga, hunian vertikal ini memprioritaskan warga terdampak, yaitu memberikan hak prioritas kepada masyarakat yang direlokasi dari kawasan kumuh atau rawan bencana untuk menempati rusun yang dibangun,” tuturnya.

Diterbitkan: 16 November 2025 pukul 05:03

Terakhir diperbarui: 17 Desember 2025 pukul 14:25

Previous Post

Anggota DPR: Peran Generasi Muda Sentral di Tengah Dinamika Global

Next Post

Prabowo-Raja Abdullah II saksikan Demonstasi Drone Tentara RI-Yordania

Related Posts

Buka MUSCAB PKB, Bupati Tekankan Peran Strategis Partai Kawal Pembangunan Malteng

Buka MUSCAB PKB, Bupati Tekankan Peran Strategis Partai Kawal Pembangunan Malteng

by Pieter
April 11, 2026
0

BERITATERKININEWS.COM- Bupati Maluku Tengah, Zulkarnain Awat Amir, menegaskan bahwa partai politik tidak boleh hanya hadir sebagai kendaraan elektoral lima tahunan,...

Silaturahmi di Istiqlal, Gubernur Maluku–Menag Sepakat Perkuat Moderasi Beragama

Silaturahmi di Istiqlal, Gubernur Maluku–Menag Sepakat Perkuat Moderasi Beragama

by Pieter
Maret 13, 2026
0

Jakarta, BERITATERKININEWS.COM- Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa melakukan kunjungan silaturahmi dengan Menteri Agama Republik Indonesia Nasaruddin Umar di kawasan Masjid Istiqlal,...

Tommy dan Diplomasi yang Membumi, Catatan Duta Besar Dari Dunia Jurnalistik

Tommy dan Diplomasi yang Membumi, Catatan Duta Besar Dari Dunia Jurnalistik

by Pieter
Februari 9, 2026
0

BERITATERKININEWS.COM- Hari Pers Nasional (HPN) 2026 bukan hanya menjadi ajang konsolidasi insan media, tetapi juga ruang refleksi perjalanan profesi wartawan....

Presiden Prabowo: Pembangunan Harus Disertai Pemerataan Untuk Seluruh Rakyat

Presiden Prabowo: Pembangunan Harus Disertai Pemerataan Untuk Seluruh Rakyat

by Pieter
Januari 13, 2026
0

BERITATERKININEWS.COM- Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan bahwa pembangunan nasional tidak boleh hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi harus disertai...

Gubernur Sulteng Setujui Pengangkatan dan Pelantikan Muhammad Aris Susanto sebagai Sekda Bangkep

Gubernur Sulteng Setujui Pengangkatan dan Pelantikan Muhammad Aris Susanto sebagai Sekda Bangkep

by admin
Desember 17, 2025
0

BERITATERKININEWS.COM. Salakan– Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, melalui surat resmi yang ditandatangani di Palu pada 26 September 2025, menyetujui usulan...

Prabowo-Raja Abdullah II saksikan Demonstasi Drone Tentara RI-Yordania

Prabowo-Raja Abdullah II saksikan Demonstasi Drone Tentara RI-Yordania

by admin
Desember 17, 2025
0

BERITATERKININEWS.COM,- Presiden RI Prabowo Subianto bersama Raja Kerajaan Yordania Hasyimiah, Raja Abdullah II ibn Al-Hussein menyaksikan kolaborasi demonstrasi drone TNI...

Next Post
Prabowo-Raja Abdullah II saksikan Demonstasi Drone Tentara RI-Yordania

Prabowo-Raja Abdullah II saksikan Demonstasi Drone Tentara RI-Yordania

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POPULAR NEWS

Warga Gale-Gale , Labuan Tewas di Jalan Lintas Seram

Warga Gale-Gale , Labuan Tewas di Jalan Lintas Seram

Maret 21, 2026
Anggota TNI AD Diduga Terlibat Komplotan Pencuri Sapi di Buru Akhirnya Dibekuk Warga Waeapo

Anggota TNI AD Diduga Terlibat Komplotan Pencuri Sapi di Buru Akhirnya Dibekuk Warga Waeapo

Februari 28, 2026
Di Balik Seragam Lusuh, Ada Guru yang Tak Pernah Lelah: Keteguhan Ibu Kety Nifaan Menjaga Asa Muridnya

Di Balik Seragam Lusuh, Ada Guru yang Tak Pernah Lelah: Keteguhan Ibu Kety Nifaan Menjaga Asa Muridnya

Februari 28, 2026
Dari Hutan ke Lumbung Pangan: Gerakan Sunyi Jodis Rumasoal Ubah Wajah Neniari di Pegunungan Seram

Dari Hutan ke Lumbung Pangan: Gerakan Sunyi Jodis Rumasoal Ubah Wajah Neniari di Pegunungan Seram

Februari 15, 2026
Skema Karbon di Balik Hutan Adat SBB: 6 Raja Ungkap Dugaan Manipulasi Dokumen Internasional

Skema Karbon di Balik Hutan Adat SBB: 6 Raja Ungkap Dugaan Manipulasi Dokumen Internasional

Maret 17, 2026

EDITOR'S PICK

Tak Sekadar Seremonial, Ketua AMGPM Masohi Ikut Pengamanan Shalat Ied di Masjid Raya

Tak Sekadar Seremonial, Ketua AMGPM Masohi Ikut Pengamanan Shalat Ied di Masjid Raya

Maret 21, 2026
Perkuat Legalitas dan Modal UMKM, Zulkarnain Tegaskan Kepemimpinan Pro-Rakyat

Perkuat Legalitas dan Modal UMKM, Zulkarnain Tegaskan Kepemimpinan Pro-Rakyat

April 17, 2026
Tegakkan Disiplin Prajurit, Kodim 1506/Namlea Gelar Razia Kendaraan, Pelanggaran Siap Ditindak

Tegakkan Disiplin Prajurit, Kodim 1506/Namlea Gelar Razia Kendaraan, Pelanggaran Siap Ditindak

Februari 5, 2026
Borong 10 Medali di Ternate, INKAI Pomdam XV Pattimura Harumkan Nama Maluku di GOKASI Open Karate 2026

Borong 10 Medali di Ternate, INKAI Pomdam XV Pattimura Harumkan Nama Maluku di GOKASI Open Karate 2026

Februari 9, 2026
Beritaterkininews.com

© 2025 Beritaterkininews.com . All Right Reserved.

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Penggunaan AI

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Daerah
    • Ambon
    • Buru
    • Buru Selatan
    • Malra
    • Tual
    • Seram Bagian Barat
    • Seram Bagian Timur
    • Aru
  • Peristiwa
    • Bencana Alam
    • Kriminal
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Opini
    • Teknologi
    • Wisata
    • Kesehatan

© 2025 Beritaterkininews.com . All Right Reserved.