Beritaterkininews.com
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Penggunaan AI
Jumat, Mei 1, 2026
  • Nasional
  • Daerah
    • Ambon
    • Buru
    • Buru Selatan
    • Malra
    • Tual
    • Seram Bagian Barat
    • Seram Bagian Timur
    • Aru
  • Peristiwa
    • Bencana Alam
    • Kriminal
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Opini
    • Teknologi
    • Wisata
    • Kesehatan
  • Nasional
  • Daerah
    • Ambon
    • Buru
    • Buru Selatan
    • Malra
    • Tual
    • Seram Bagian Barat
    • Seram Bagian Timur
    • Aru
  • Peristiwa
    • Bencana Alam
    • Kriminal
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Opini
    • Teknologi
    • Wisata
    • Kesehatan
No Result
View All Result
Morning News
  • Beranda
  • Ambon
  • Buru
  • Bursel
  • Malra
  • Malteng
  • Tual
  • Sbb
  • Sbt
  • Aru
No Result
View All Result
Home Buru

Aksi Cipayung Plus di Namlea Soroti Dugaan Keterlibatan WNA di Tambang Gunung Botak

Penulis: Gres | Editor: Paet
Rabu, 7 Januari 2026
Facebook X WhatsApp Telegram
Aksi Cipayung Plus di Namlea Soroti Dugaan Keterlibatan WNA di Tambang Gunung Botak

BERITATERKININEWS.COM- Ratusan massa aksi yang tergabung dalam Cipayung Plus Kabupaten Buru menggelar demonstrasi damai di Namlea, Senin (6/1/2026). Aksi tersebut menyoroti maraknya aktivitas pertambangan ilegal di Gunung Botak, termasuk dugaan keterlibatan warga negara asing (WNA) yang dinilai luput dari pengawasan aparat.

Massa aksi yang mengibarkan bendera PMII, GMNI, HMI, dan IMM tersebut menyampaikan aspirasi terkait aktivitas pertambangan emas di kawasan Gunung Botak yang dinilai masih bermasalah dan cenderung dibiarkan.

BACA JUGA:

Tak Sekadar MoU, Ini Komitmen Nyata Pemkab Malteng Lindungi Hak Sipil Warga Naulu

Operasi TNI di Gunung Botak, Ujian Serius Tata Kelola Tambang Buru

Koordinator lapangan aksi menyampaikan, Cipayung Plus secara tegas mempertanyakan kehadiran sejumlah orang asing di kawasan tambang Gunung Botak yang hingga kini belum mendapatkan penjelasan resmi dari pemerintah maupun pihak imigrasi.

“Kami mempertanyakan secara serius kehadiran orang asing di kawasan tambang Gunung Botak. Sampai hari ini, keberadaan mereka terkesan dibiarkan oleh pemerintah dan pihak Imigrasi. Bahkan, diduga mereka beraktivitas bersama salah satu pihak bernama Helena di lokasi tambang,” ujar korlap aksi dalam orasinya.

Menurut massa aksi, kondisi tersebut mencederai kedaulatan daerah dan menimbulkan keresahan di tengah masyarakat Kabupaten Buru.

“Ini bentuk pembiaran serius yang melukai kedaulatan daerah dan menimbulkan tanda tanya besar bagi masyarakat,” tegasnya.

Selain itu, massa mendesak Kapolres Pulau Buru dan Kejaksaan Negeri Buru untuk memberikan penjelasan terbuka kepada publik mengenai status dan tujuan WNA yang berada di kawasan Gunung Botak.

“Kami meminta aparat penegak hukum menjelaskan secara transparan, atas dasar hukum apa orang asing tersebut dapat beraktivitas di wilayah tambang. Apakah ada pembiaran atau kepentingan tertentu di balik kehadiran mereka,” lanjutnya.

Dalam tuntutannya, Cipayung Plus juga menegaskan bahwa Izin Pertambangan Rakyat (IPR) sejatinya diperuntukkan bagi masyarakat lokal Kabupaten Buru, bukan untuk perusahaan besar maupun asing.

“IPR bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal. Segala bentuk penguasaan tambang oleh pihak asing atau korporasi besar merupakan pengkhianatan terhadap semangat IPR dan melukai hak masyarakat adat,” tegas pernyataan sikap massa aksi.

Massa juga mendesak Kapolres Pulau Buru untuk segera mengambil tindakan tegas terhadap aktivitas penambangan ilegal yang masih berlangsung, khususnya di Jalur H, Desa Wamsait.

Tak hanya itu, Cipayung Plus meminta aparat kepolisian menindaklanjuti dugaan masuknya WNA, khususnya warga negara Cina, yang diduga melakukan pengambilan sampel material tambang di kawasan Gunung Botak.

“Seluruh permasalahan ini harus ditindaklanjuti sesuai hukum yang berlaku. Jika tidak, kami menduga adanya unsur pembiaran terhadap praktik pertambangan ilegal dan dugaan pelanggaran hukum tersebut,” tutup korlap aksi.

Aksi demonstrasi berlangsung tertib dan damai, dengan pengawalan ketat dari aparat kepolisian, sebelum massa akhirnya membubarkan diri.

Diterbitkan: 07 Januari 2026 pukul 22:37

Terakhir diperbarui: 07 Januari 2026 pukul 22:43

Previous Post

Kasus Medis Berlarut, Pasien RSUD Masohi Cari Keadilan Tanpa Kepastian

Next Post

Kejari Malteng Bongkar Kasus Bansos, Enam Verifikator Diperiksa

Related Posts

Tak Sekadar MoU, Ini Komitmen Nyata Pemkab Malteng Lindungi Hak Sipil Warga Naulu

Tak Sekadar MoU, Ini Komitmen Nyata Pemkab Malteng Lindungi Hak Sipil Warga Naulu

by Pieter
April 28, 2026
0

BERITATERKININEWS.COM- Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah resmi memperkuat sinergi penanganan persoalan hukum dengan Kejaksaan Negeri Maluku Tengah melalui penandatanganan Kesepakatan Bersama...

Operasi TNI di Gunung Botak, Ujian Serius Tata Kelola Tambang Buru

Operasi TNI di Gunung Botak, Ujian Serius Tata Kelola Tambang Buru

by Pieter
April 27, 2026
0

BERITATERKININEWS.COM- Langkah TNI melakukan penertiban di areal tambang legal Gunung Botak, Kecamatan Waelata, Kabupaten Buru, kembali membuka babak baru dalam...

Dituding Sunat Dana Bansos Rp11 Juta, Gustaf Rehena Buka-Bukaan Soal Penggunaan Anggaran di Negeri Lafa

Dituding Sunat Dana Bansos Rp11 Juta, Gustaf Rehena Buka-Bukaan Soal Penggunaan Anggaran di Negeri Lafa

by Pieter
April 22, 2026
0

BERITATERKININEWS.COM- Menyusul pemberitaan edisi 26 Maret 2026 terkait dugaan pemotongan (sunat) Dana Bantuan Sosial (Bansos) Pokok Pikiran (Pokir) DPRD Kabupaten...

Jembatan Garuda Hadir di Waeyapo, Kodim 1506/Namlea Percepat Akses Tiga Desa Terisolasi

Jembatan Garuda Hadir di Waeyapo, Kodim 1506/Namlea Percepat Akses Tiga Desa Terisolasi

by Pieter
April 14, 2026
0

BERITATERKININEWS.COM-Komitmen Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di daerah terus diwujudkan secara nyata. Melalui Kodim 1506/Namlea, pembangunan Jembatan Garuda...

Intimidasi Gaya Baru? Dugaan Penghinaan Pers, Dua Bos Tong Ilegal Dipolisikan

Intimidasi Gaya Baru? Dugaan Penghinaan Pers, Dua Bos Tong Ilegal Dipolisikan

by Pieter
April 9, 2026
0

BERITATERKININEWS.COM- Dugaan penghinaan terhadap insan pers kembali mencuat di kawasan pertambangan ilegal Gunung Botak. Dua pemilik tong ilegal resmi dilaporkan...

Polsek Pasanea Bentuk Sabuk Kamtibmas, Pemuda Jadi Garda Depan Lawan Miras dan Gangguan Keamanan

Polsek Pasanea Bentuk Sabuk Kamtibmas, Pemuda Jadi Garda Depan Lawan Miras dan Gangguan Keamanan

by Pieter
April 6, 2026
0

BERITATERKININEWS.COM- Upaya memperkuat stabilitas keamanan di wilayah Seram Utara Barat kini menyasar generasi muda. Polsek Pasanea resmi menggandeng puluhan pemuda...

Next Post
Kejari Malteng Bongkar Kasus Bansos, Enam Verifikator Diperiksa

Kejari Malteng Bongkar Kasus Bansos, Enam Verifikator Diperiksa

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POPULAR NEWS

Warga Gale-Gale , Labuan Tewas di Jalan Lintas Seram

Warga Gale-Gale , Labuan Tewas di Jalan Lintas Seram

Maret 21, 2026
Anggota TNI AD Diduga Terlibat Komplotan Pencuri Sapi di Buru Akhirnya Dibekuk Warga Waeapo

Anggota TNI AD Diduga Terlibat Komplotan Pencuri Sapi di Buru Akhirnya Dibekuk Warga Waeapo

Februari 28, 2026
Di Balik Seragam Lusuh, Ada Guru yang Tak Pernah Lelah: Keteguhan Ibu Kety Nifaan Menjaga Asa Muridnya

Di Balik Seragam Lusuh, Ada Guru yang Tak Pernah Lelah: Keteguhan Ibu Kety Nifaan Menjaga Asa Muridnya

Februari 28, 2026
Dari Hutan ke Lumbung Pangan: Gerakan Sunyi Jodis Rumasoal Ubah Wajah Neniari di Pegunungan Seram

Dari Hutan ke Lumbung Pangan: Gerakan Sunyi Jodis Rumasoal Ubah Wajah Neniari di Pegunungan Seram

Februari 15, 2026
Skema Karbon di Balik Hutan Adat SBB: 6 Raja Ungkap Dugaan Manipulasi Dokumen Internasional

Skema Karbon di Balik Hutan Adat SBB: 6 Raja Ungkap Dugaan Manipulasi Dokumen Internasional

Maret 17, 2026

EDITOR'S PICK

Dua Rumah di Trana Ludes Dilalap Api, Kerugian Capai 350 Juta

Dua Rumah di Trana Ludes Dilalap Api, Kerugian Capai 350 Juta

Februari 20, 2026
Bupati Malteng  Tinjau Pengamanan Tahun Baru,  Pastikan Perayaan di Masohi Aman dan Kondusif

Bupati Malteng  Tinjau Pengamanan Tahun Baru,  Pastikan Perayaan di Masohi Aman dan Kondusif

Januari 1, 2026
Proyeksi Kenaikan BBM Bikin Sopir Masohi–Kairatu Resah, Tarif Transportasi Terancam Naik

Proyeksi Kenaikan BBM Bikin Sopir Masohi–Kairatu Resah, Tarif Transportasi Terancam Naik

Maret 30, 2026
AFKAB Banggai Resmi Buka Turnamen Futsal U-17 Piala Pahlawan 2025 di GOR Kilongan

AFKAB Banggai Resmi Buka Turnamen Futsal U-17 Piala Pahlawan 2025 di GOR Kilongan

Desember 17, 2025
Beritaterkininews.com

© 2025 Beritaterkininews.com . All Right Reserved.

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Penggunaan AI

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Daerah
    • Ambon
    • Buru
    • Buru Selatan
    • Malra
    • Tual
    • Seram Bagian Barat
    • Seram Bagian Timur
    • Aru
  • Peristiwa
    • Bencana Alam
    • Kriminal
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Opini
    • Teknologi
    • Wisata
    • Kesehatan

© 2025 Beritaterkininews.com . All Right Reserved.