BERITATERKININEWS.COM- Upaya memperkuat stabilitas keamanan di wilayah Seram Utara Barat kini menyasar generasi muda. Polsek Pasanea resmi menggandeng puluhan pemuda dari empat negeri untuk membentuk Sabuk Kamtibmas Statis dan Dinamis, Senin (6/4/2026).
Pertemuan yang berlangsung di Mapolsek Pasanea itu dipimpin langsung Kapolsek Pasanea, IPTU Galib Rumpay, didampingi jajaran Reskrim, Intelkam, serta para Bhabinkamtibmas.
Sebanyak 32 pemuda dari Negeri Administratif Gale-Gale, Labuan, Pasanea dan Saleman menyatakan kesiapan menjadi mitra strategis kepolisian dalam menjaga keamanan lingkungan.
Kapolsek IPTU Galib Rumpay menegaskan, Sabuk Kamtibmas bukan sekadar program seremonial, melainkan gerakan preventif berbasis partisipasi masyarakat.
“Kami ingin anak-anak muda, khususnya generasi Z, menjadi garda terdepan dalam menjaga keamanan negerinya. Mereka harus menjadi bagian dari solusi, bukan sekadar penonton,” tegas Kapolsek.
Menurutnya, dinamika sosial saat ini menuntut kecepatan informasi dan respons. Karena itu, keterlibatan pemuda dinilai krusial dalam mendeteksi potensi gangguan sejak dini.
Dalam pertemuan tersebut, Polsek Pasanea juga mensosialisasikan implementasi KUHP terbaru, UU Nomor 1 Tahun 2023, yang mulai menjadi perhatian serius aparat.
Beberapa pasal yang ditekankan antara lain,
Pasal 316 ayat (1) tentang penyalahgunaan minuman keras, Pasal 424 terkait penjual miras, Pasal 265 mengenai sanksi denda hingga Rp10 juta bagi pelaku keributan yang mengganggu ketenteraman malam.
Pasal 278 dan 279 terkait sanksi bagi pemilik hewan ternak yang merusak kebun atau lahan warga
Kapolsek menilai, persoalan miras, keributan malam hari, serta ternak yang merusak kebun masih menjadi potensi konflik sosial di tingkat negeri.
“Pencegahan lebih baik daripada penindakan. Kalau informasi cepat kami terima, respons juga bisa cepat dilakukan,” tambahnya.
Sebagai langkah konkret, Polsek Pasanea membentuk grup WhatsApp yang menghubungkan para pemuda dengan aparat kepolisian.
Grup tersebut difungsikan sebagai jalur komunikasi cepat untuk melaporkan kejadian, berbagi informasi kamtibmas, hingga koordinasi lapangan.
Langkah ini diharapkan mampu menciptakan sistem deteksi dini berbasis komunitas yang efektif.
Pembentukan Sabuk Kamtibmas menjadi bagian dari strategi preventif jangka panjang Polsek Pasanea dalam menciptakan situasi aman dan kondusif di wilayah hukum Seram Utara Barat.
Kolaborasi ini sekaligus mempertegas bahwa keamanan bukan hanya tanggung jawab aparat, melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.
Dengan keterlibatan aktif pemuda, Polsek Pasanea optimistis stabilitas sosial di tingkat negeri dapat terus terjaga.
Diterbitkan: 06 April 2026 pukul 15:03
Terakhir diperbarui: 06 April 2026 pukul 15:07















