Masohi,BERITATERKININEWS.COM – Musibah kebakaran hebat yang melanda RT 03 Negeri Trana, Kecamatan Teon Nila Serua (TNS), Kabupaten Maluku Tengah, Jumat (20/2/2026), tak hanya menghanguskan dua unit rumah milik Kepala SMP Kristen Trana, Maurits Aihery. Peristiwa itu juga menyisakan luka mendalam bagi keluarga, terutama dua anak yang masih duduk di bangku taman kanak-kanak.
Dalam hitungan jam, api melalap seluruh bangunan dan harta benda. Hingga kini, penyebab kebakaran masih menjadi perhatian warga setempat, sementara keluarga korban harus memulai kembali kehidupan dari nol.
Di tengah duka itu, solidaritas datang dari para pendidik anak usia dini. Pengurus Kabupaten Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI ) Maluku Tengah bergerak cepat menggalang bantuan bagi dua anak TK Pembina Trana yang terdampak musibah.
Bantuan diserahkan secara langsung pada Rabu (25/2/2026) sebagai bentuk kepedulian terhadap keberlangsungan pendidikan anak-anak korban kebakaran.
Paket bantuan yang diberikan meliputi pakaian layak pakai, perlengkapan sekolah seperti tas, buku tulis, dan pulpen, serta kebutuhan pokok berupa beras, minyak goreng, dan bahan pangan lainnya.
Kepala Sekolah TK Tiara Masohi, Fin Lasamahu, kepada media ini menegaskan bahwa kepedulian tersebut merupakan wujud tanggung jawab moral sesama pendidik.
“Musibah ini bukan hanya kehilangan rumah, tetapi juga kehilangan rasa aman bagi anak-anak. Kami tidak ingin mereka kehilangan semangat untuk tetap belajar. Bantuan ini mungkin tidak seberapa, tetapi kami berharap bisa meringankan beban keluarga dan menjaga semangat kedua anak tersebut untuk terus sekolah,” ujar Lasamahu.
Menurutnya, dunia pendidikan tidak boleh berhenti hanya karena bencana.
“Ketika ada anak didik yang tertimpa musibah, maka itu menjadi tanggung jawab bersama. Solidaritas guru TK di Maluku Tengah adalah bukti bahwa kami hadir bukan hanya di ruang kelas, tetapi juga dalam situasi sulit seperti ini,” tambahnya.
Aksi sosial bertajuk IGTKI Maluku Tengah Peduli Kasih ini sekaligus menjadi pengingat bahwa di balik musibah, masih ada kepedulian yang menyala.
Warga Negeri Trana pun berharap perhatian tidak berhenti pada bantuan awal semata. Mengingat kerugian yang ditimbulkan cukup besar, dukungan lanjutan dari berbagai pihak sangat dibutuhkan agar keluarga korban dapat kembali bangkit.
Sementara itu, kondisi kedua anak TK yang terdampak kebakaran dilaporkan dalam keadaan sehat, meski masih mengalami trauma akibat peristiwa tersebut.
IGTKI Maluku Tengah berharap bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan sebaik mungkin dan menjadi penyemangat bagi keluarga untuk bangkit dari keterpurukan.
Diterbitkan: 25 Februari 2026 pukul 10:54
Terakhir diperbarui: 25 Februari 2026 pukul 11:04
















