Beritaterkininews.com
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Penggunaan AI
Jumat, Mei 1, 2026
  • Nasional
  • Daerah
    • Ambon
    • Buru
    • Buru Selatan
    • Malra
    • Tual
    • Seram Bagian Barat
    • Seram Bagian Timur
    • Aru
  • Peristiwa
    • Bencana Alam
    • Kriminal
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Opini
    • Teknologi
    • Wisata
    • Kesehatan
  • Nasional
  • Daerah
    • Ambon
    • Buru
    • Buru Selatan
    • Malra
    • Tual
    • Seram Bagian Barat
    • Seram Bagian Timur
    • Aru
  • Peristiwa
    • Bencana Alam
    • Kriminal
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Opini
    • Teknologi
    • Wisata
    • Kesehatan
No Result
View All Result
Morning News
  • Beranda
  • Ambon
  • Buru
  • Bursel
  • Malra
  • Malteng
  • Tual
  • Sbb
  • Sbt
  • Aru
No Result
View All Result
Home Buru

Alat Berat Beroperasi di Gunung Botak, Penertiban Dihentikan Untuk Rakyat, Longgar Bagi Korporasi?

Penulis: Gres | Editor: Paet
Jumat, 23 Januari 2026
Facebook X WhatsApp Telegram
Alat Berat Beroperasi di Gunung Botak, Penertiban Dihentikan Untuk Rakyat, Longgar Bagi Korporasi?

BERITATERKININEWS.COM-  Di tengah penghentian total aktivitas penambangan rakyat di kawasan tambang emas Gunung Botak, Kabupaten Buru, keberadaan sejumlah alat berat jenis ekskavator yang diduga masih beroperasi justru memunculkan tanda tanya besar soal konsistensi penegakan hukum.

Pantauan dan informasi yang dihimpun media ini, Jumat (23/1/2026) siang, menunjukkan aktivitas ekskavator di areal Kali Anahoni, salah satu zona sensitif di kawasan Gunung Botak. Alat berat tersebut diduga milik Helena Ismail atau pihak perusahaan PT Harmoni Alam Manisi (HAM) yang disebut memiliki afiliasi dengan PT Wanshuai Indo Mining (WIM).

BACA JUGA:

Operasi TNI di Gunung Botak, Ujian Serius Tata Kelola Tambang Buru

Jembatan Garuda Hadir di Waeyapo, Kodim 1506/Namlea Percepat Akses Tiga Desa Terisolasi

Tak hanya soal legalitas operasi, keberadaan ekskavator tersebut juga disebut telah merusak patok batas Izin Pertambangan Rakyat (IPR) yang dipasang salah satu koperasi, serta merusak sejumlah fasilitas kerja koperasi berupa pipa paralon, kayu bangunan, dan peralatan lainnya.

“Patok batas IPR yang sudah dipasang koperasi dirusak. Sejumlah fasilitas kerja juga hancur akibat aktivitas alat berat,” ujar seorang sumber di lokasi yang meminta identitasnya dirahasiakan.

Aktivitas alat berat ini dinilai bertentangan dengan hasil rapat bersama Bupati Buru pada 9 Januari 2026, yang secara tegas menyepakati bahwa penggunaan alat berat di kawasan Gunung Botak hanya dapat dilakukan dengan izin resmi dari Pemerintah Daerah.

Sejumlah pihak menilai aparat penegak hukum dan Satuan Tugas (Satgas) Penertiban Gunung Botak perlu segera memberikan penjelasan terbuka kepada publik terkait status izin operasional alat berat tersebut.

“Kalau tidak mengantongi izin resmi dari Pemda, maka ini harus dihentikan dan diproses hukum. Tidak boleh ada pembiaran,” tegas salah satu tokoh masyarakat Buru.

Publik Soroti Ketimpangan Penertiban,Situasi ini memicu kritik keras dari masyarakat, terutama karena seluruh aktivitas penambangan rakyat telah  dihentikan total oleh aparat gabungan. Penertiban dilakukan menyeluruh terhadap aktivitas kodok-kodok, dompeng, tembak larut, kolam, hingga bak rendaman, yang kini tak lagi beroperasi.

Ironisnya, di saat masyarakat dilarang masuk dan beraktivitas di kawasan tambang, alat berat justru diduga bebas beroperasi.

“Kalau masyarakat dilarang total, tapi alat berat perusahaan dibiarkan, ini berpotensi menimbulkan kecurigaan adanya perlakuan berbeda,” ujar seorang aktivis lokal.

Pengamanan Ketat, Namun Aktivitas Masih Terjadi Saat ini, akses masuk menuju kawasan Gunung Botak dan Kali Anahoni diketahui dijaga ketat oleh aparat gabungan. Penjagaan dilakukan untuk memastikan tidak ada aktivitas penambangan ilegal yang kembali berlangsung.

Namun, temuan ekskavator yang diduga beroperasi ini dinilai dapat mencederai kepercayaan publik terhadap komitmen penertiban tambang ilegal di Gunung Botak, jika tidak segera dijelaskan secara transparan oleh pihak berwenang.

Media ini masih berupaya mengonfirmasi Satgas Penertiban Gunung Botak, Pemerintah Kabupaten Buru, serta pihak perusahaan terkait guna memperoleh penjelasan resmi mengenai status izin dan legalitas aktivitas alat berat tersebut.

 

 

 

Diterbitkan: 23 Januari 2026 pukul 15:31

Terakhir diperbarui: 23 Januari 2026 pukul 15:34

Previous Post

Layanan PDAM Tehoru Dikeluhkan, Warga Bayar Tagihan, Air Tak Pasti Mengalir

Next Post

Masuk Wilayah IPR Tanpa Izin, Aktivitas Alat Berat PT HAM Dipersoalkan Secara Hukum

Related Posts

Operasi TNI di Gunung Botak, Ujian Serius Tata Kelola Tambang Buru

Operasi TNI di Gunung Botak, Ujian Serius Tata Kelola Tambang Buru

by Pieter
April 27, 2026
0

BERITATERKININEWS.COM- Langkah TNI melakukan penertiban di areal tambang legal Gunung Botak, Kecamatan Waelata, Kabupaten Buru, kembali membuka babak baru dalam...

Jembatan Garuda Hadir di Waeyapo, Kodim 1506/Namlea Percepat Akses Tiga Desa Terisolasi

Jembatan Garuda Hadir di Waeyapo, Kodim 1506/Namlea Percepat Akses Tiga Desa Terisolasi

by Pieter
April 14, 2026
0

BERITATERKININEWS.COM-Komitmen Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di daerah terus diwujudkan secara nyata. Melalui Kodim 1506/Namlea, pembangunan Jembatan Garuda...

Intimidasi Gaya Baru? Dugaan Penghinaan Pers, Dua Bos Tong Ilegal Dipolisikan

Intimidasi Gaya Baru? Dugaan Penghinaan Pers, Dua Bos Tong Ilegal Dipolisikan

by Pieter
April 9, 2026
0

BERITATERKININEWS.COM- Dugaan penghinaan terhadap insan pers kembali mencuat di kawasan pertambangan ilegal Gunung Botak. Dua pemilik tong ilegal resmi dilaporkan...

34 Personel Kodim 1506/Namlea Resmi Naik Pangkat, Dandim Tekankan Profesionalisme dan Militansi Prajurit

34 Personel Kodim 1506/Namlea Resmi Naik Pangkat, Dandim Tekankan Profesionalisme dan Militansi Prajurit

by Pieter
April 1, 2026
0

BERITATERKININEWS.COM- Sebanyak 34 prajurit Kodim 1506/Namlea resmi menyandang pangkat satu tingkat lebih tinggi dalam upacara kenaikan pangkat periode 1 April...

Instruksi Presiden Jadi Aksi Nyata: TNI Bangun Jembatan Penghubung Vital di Waelata

Instruksi Presiden Jadi Aksi Nyata: TNI Bangun Jembatan Penghubung Vital di Waelata

by Pieter
April 1, 2026
0

BERITATERKININEWS.COM- Komitmen negara dalam menghadirkan pembangunan hingga ke wilayah pedesaan kembali ditegaskan melalui kegiatan groundbreaking atau peletakan batu pertama pembangunan...

Isu Pungli Guncang Tambang Buru, PMII Tegas Bela TNI: Narasi Sesat Harus Diluruskan

Isu Pungli Guncang Tambang Buru, PMII Tegas Bela TNI: Narasi Sesat Harus Diluruskan

by Pieter
Maret 23, 2026
0

BERITATERKININEWS.COM- Isu dugaan pungutan liar (pungli) sebesar Rp3.000.000 yang menyeret  institusi TNI di wilayah Kodim 1506/Namlea menuai bantahan keras. Alih-alih...

Next Post
Masuk Wilayah IPR Tanpa Izin, Aktivitas Alat Berat PT HAM Dipersoalkan Secara Hukum

Masuk Wilayah IPR Tanpa Izin, Aktivitas Alat Berat PT HAM Dipersoalkan Secara Hukum

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POPULAR NEWS

Warga Gale-Gale , Labuan Tewas di Jalan Lintas Seram

Warga Gale-Gale , Labuan Tewas di Jalan Lintas Seram

Maret 21, 2026
Anggota TNI AD Diduga Terlibat Komplotan Pencuri Sapi di Buru Akhirnya Dibekuk Warga Waeapo

Anggota TNI AD Diduga Terlibat Komplotan Pencuri Sapi di Buru Akhirnya Dibekuk Warga Waeapo

Februari 28, 2026
Di Balik Seragam Lusuh, Ada Guru yang Tak Pernah Lelah: Keteguhan Ibu Kety Nifaan Menjaga Asa Muridnya

Di Balik Seragam Lusuh, Ada Guru yang Tak Pernah Lelah: Keteguhan Ibu Kety Nifaan Menjaga Asa Muridnya

Februari 28, 2026
Dari Hutan ke Lumbung Pangan: Gerakan Sunyi Jodis Rumasoal Ubah Wajah Neniari di Pegunungan Seram

Dari Hutan ke Lumbung Pangan: Gerakan Sunyi Jodis Rumasoal Ubah Wajah Neniari di Pegunungan Seram

Februari 15, 2026
Skema Karbon di Balik Hutan Adat SBB: 6 Raja Ungkap Dugaan Manipulasi Dokumen Internasional

Skema Karbon di Balik Hutan Adat SBB: 6 Raja Ungkap Dugaan Manipulasi Dokumen Internasional

Maret 17, 2026

EDITOR'S PICK

Dikritik OKP Cipayung, SidikPolisi News Dinilai Kehilangan Etika Jurnalistik Dalam Isu Gunung Botak

Dikritik OKP Cipayung, SidikPolisi News Dinilai Kehilangan Etika Jurnalistik Dalam Isu Gunung Botak

Januari 14, 2026
Di Bawah Zulkarnain-Mario, Malteng Jadi Episentrum Pembangunan Nasional di Maluku

Di Bawah Zulkarnain-Mario, Malteng Jadi Episentrum Pembangunan Nasional di Maluku

Februari 24, 2026
Pasca Lebaran, Polsek Pasanea Sikat Miras dan Balap Liar: Patroli Ketupat Salawaku Jaga Serut Barat Tetap Kondusif

Pasca Lebaran, Polsek Pasanea Sikat Miras dan Balap Liar: Patroli Ketupat Salawaku Jaga Serut Barat Tetap Kondusif

Maret 23, 2026
Ekonomi Lesu, Sopir Taksi Pangkalan Keluhkan Sepinya Penumpang Jelang Natal

Ekonomi Lesu, Sopir Taksi Pangkalan Keluhkan Sepinya Penumpang Jelang Natal

Desember 21, 2025
Beritaterkininews.com

© 2025 Beritaterkininews.com . All Right Reserved.

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Penggunaan AI

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Daerah
    • Ambon
    • Buru
    • Buru Selatan
    • Malra
    • Tual
    • Seram Bagian Barat
    • Seram Bagian Timur
    • Aru
  • Peristiwa
    • Bencana Alam
    • Kriminal
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Opini
    • Teknologi
    • Wisata
    • Kesehatan

© 2025 Beritaterkininews.com . All Right Reserved.