Jakarta, BERITATERKININEWS.COM- Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa melakukan kunjungan silaturahmi dengan Menteri Agama Republik Indonesia Nasaruddin Umar di kawasan Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Jumat (13/3/2026).
Pertemuan tersebut menjadi momentum memperkuat koordinasi antara Pemerintah Provinsi Maluku dengan Kementerian Agama Republik Indonesia dalam mendorong berbagai program strategis di bidang keagamaan, termasuk penguatan moderasi beragama, pendidikan keagamaan, serta menjaga harmoni antarumat beragama di Maluku.
Setibanya di Bandara Internasional Soekarno Hatta, Gubernur Maluku langsung menuju kompleks Masjid Istiqlal untuk melaksanakan agenda pertemuan dengan Menteri Agama. Ia disambut langsung oleh Nasaruddin Umar di kantor pengelola masjid nasional tersebut.
Suasana pertemuan berlangsung hangat dan penuh keakraban. Dalam kesempatan itu, Menteri Agama juga menyerahkan sebuah plakat kepada Gubernur Maluku sebagai simbol penghargaan sekaligus penguatan hubungan kerja sama antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah.
Dalam diskusi tersebut, kedua tokoh membahas sejumlah isu strategis yang berkaitan dengan kehidupan beragama di daerah. Salah satu yang menjadi perhatian adalah penguatan program moderasi beragama serta peningkatan dukungan terhadap lembaga pendidikan keagamaan.
Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat sangat penting dalam menjaga stabilitas sosial serta memperkuat nilai-nilai toleransi di tengah masyarakat.
“Maluku adalah daerah yang kaya dengan keberagaman agama dan budaya. Karena itu, kerja sama dengan Kementerian Agama menjadi sangat penting untuk terus memperkuat nilai toleransi, kerukunan, dan moderasi beragama di tengah masyarakat,” ujar Lewerissa.
Menurutnya, penguatan program keagamaan tidak hanya berfokus pada aspek ritual, tetapi juga harus mampu membangun karakter masyarakat yang inklusif dan saling menghargai perbedaan.
Sementara itu, Menteri Agama Nasaruddin Umar mengapresiasi komitmen Pemerintah Provinsi Maluku dalam menjaga kehidupan beragama yang harmonis.
“Maluku memiliki sejarah panjang dalam menjaga kerukunan umat beragama. Kami sangat mengapresiasi langkah Pemerintah Provinsi Maluku yang terus memperkuat nilai-nilai toleransi dan kehidupan beragama yang damai,” kata Nasaruddin Umar.
Ia menambahkan bahwa Kementerian Agama akan terus memperkuat dukungan program-program keagamaan di daerah, termasuk di Maluku, sebagai bagian dari upaya menjaga persatuan bangsa melalui kehidupan beragama yang moderat dan inklusif.
Pertemuan di Masjid Istiqlal itu juga menjadi simbol penting bagi penguatan komunikasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam membangun sektor keagamaan yang lebih kuat dan inklusif.
Dengan sinergi yang semakin erat antara Pemerintah Provinsi Maluku dan Kementerian Agama, berbagai program pembinaan umat dan penguatan kerukunan diharapkan dapat berjalan lebih efektif serta memberi dampak nyata bagi kehidupan masyarakat di daerah.
Diterbitkan: 13 Maret 2026 pukul 05:28
Terakhir diperbarui: 13 Maret 2026 pukul 05:41















